Liputan6.com, Jakarta - Serabi kuah kinca adalah salah satu jajanan tradisional yang selalu menggugah selera dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan aroma khas santan. Teksturnya yang empuk dengan bagian tengah bersarang menjadi ciri khas yang membuat banyak orang ketagihan. Anda bisa mencoba cara membuat serabi kuah kinca sendiri di rumah dengan takaran sendok yang praktis tanpa perlu alat ukur khusus.
Meski terlihat sederhana, membuat serabi kuah kinca yang empuk dan bersarang membutuhkan teknik tepat. Mulai dari proses mencampur adonan, fermentasi, hingga cara memasak di wajan harus diperhatikan dengan detail. Berikut resep serabi kuah kinca agar Anda bisa menghasilkan serabi yang harum, lembut, dan tidak kalah dari penjual tradisional, dirangkum Liputan6.com pada Minggu (12/4/2026).
Advertisement
Resep Serabi Kuah Kinca Takaran Sendok
Berikut resep serabi kuah kinca takaran sendok yang bisa Anda praktikkan di rumah:
A. Bahan Serabi
- 10 sdm tepung beras (ayak terlebih dahulu agar halus, jangan yang menggumpal)
- 2 sdm tepung terigu protein sedang (membantu struktur serabi lebih lembut)
- 1 sdm gula pasir (boleh ditambah jika suka sedikit manis)
- 1/2 sdt garam halus
- 1/2 sdt ragi instan aktif
- 1 butir telur ukuran sedang (suhu ruang, jangan dari kulkas)
- 12–14 sdm santan hangat (sekitar 200 ml, suhu ±40°C, jangan panas)
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 1 lembar daun pandan, simpulkan (opsional, untuk aroma alami)
B. Bahan Kuah Kinca
- 5 sdm gula merah, serut halus (pilih gula merah berkualitas agar tidak pahit)
- 2 sdm gula pasir (penyeimbang rasa)
- 200 ml santan sedang
- 1 lembar daun pandan, simpulkan
- Sejumput garam (untuk memperkuat rasa gurih)
Cara Membuat Adonan Serabi
- Siapkan wadah bersih dan kering, masukkan tepung beras yang sudah diayak bersama tepung terigu.
- Tambahkan gula pasir, garam, dan ragi instan, lalu aduk kering menggunakan whisk atau sendok hingga tercampur rata.
- Pecahkan telur ke dalam adonan, lalu aduk perlahan hingga mulai menyatu.
- Tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil terus diaduk satu arah agar tidak menggumpal.
- Pastikan adonan memiliki tekstur kental cair (tidak terlalu encer, tidak terlalu padat).
- Masukkan vanili dan daun pandan, aduk kembali hingga benar-benar halus.
- Saring adonan jika perlu untuk memastikan tidak ada gumpalan.
- Tutup wadah dengan kain bersih atau plastik wrap.
- Diamkan selama 30–60 menit di suhu ruang hingga muncul gelembung kecil (tanda fermentasi berhasil).
Cara Membuat Kuah Kinca
- Masukkan santan ke dalam panci, lalu tambahkan gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam.
- Nyalakan api kecil sejak awal untuk menjaga santan tidak pecah.
- Aduk perlahan secara terus-menerus menggunakan spatula atau sendok kayu.
- Masak hingga gula merah larut sempurna dan aroma harum keluar.
- Biarkan mendidih kecil (jangan sampai bergolak besar).
- Jika ingin tekstur lebih halus, saring kuah setelah matang.
- Sisihkan dan biarkan hangat saat disajikan.
Cara Memasak Serabi
- Gunakan wajan kecil, cetakan serabi, atau teflon anti lengket.
- Panaskan wajan dengan api kecil selama 2–3 menit hingga benar-benar panas merata.
- Jangan oles minyak agar bagian bawah serabi bisa kering sempurna.
- Aduk adonan sekali sebelum dituang (jangan terlalu sering agar gelembung tidak hilang).
- Tuang 1 sendok sayur adonan ke tengah wajan, biarkan menyebar sendiri.
- Segera tutup wajan agar uap panas membantu membentuk sarang.
- Masak selama 3–5 menit hingga permukaan berlubang dan bagian atas setengah kering.
- Jangan dibalik, cukup angkat saat bagian bawah kecokelatan dan atasnya matang.
- Ulangi hingga adonan habis.
Tips Penting agar Serabi Empuk, Bersarang, dan Harum
- Gunakan santan hangat agar ragi aktif sempurna
- Fermentasi minimal 30 menit, jangan terlalu cepat digunakan
- Gunakan api kecil stabil, bukan besar
- Tutup wajan rapat saat memasak agar uap maksimal
- Jangan mengaduk adonan berulang kali setelah fermentasi
- Gunakan wajan yang benar-benar panas sebelum menuang adonan
Pertanyaan Seputar Cara Membuat Serabi Kuah Kinca
1. Kenapa serabi tidak empuk dan cenderung keras?
Biasanya karena adonan terlalu kental atau kurang santan. Bisa juga karena fermentasi kurang lama sehingga adonan tidak mengembang dengan baik.
2. Apa penyebab serabi tidak bersarang?
Serabi tidak bersarang biasanya karena ragi tidak aktif, santan terlalu panas saat dicampur, atau wajan kurang panas saat memasak.
3. Apakah bisa menggunakan santan instan?
Bisa, tetapi sebaiknya encerkan terlebih dahulu agar tidak terlalu kental. Santan segar tetap memberikan rasa lebih gurih dan alami.
4. Bagaimana cara menyimpan adonan serabi?
Adonan bisa disimpan di kulkas maksimal 12 jam, tetapi sebelum digunakan harus didiamkan kembali hingga suhu ruang.
5. Kenapa kuah kinca terasa pecah atau berminyak?
Hal ini terjadi karena santan dimasak dengan api terlalu besar. Gunakan api kecil dan aduk terus agar teksturnya tetap halus.