Enzo Fernandez Kena Sanksi Internal, Manajer Chelsea Tegaskan Ruang Ganti Tetap Kondusif

Enzo Fernandez absen membela Chelsea akibat sanksi internal saat melawan Port Vale. Liam Rosenior tegaskan hubungan tetap baik dan fokus pada keharmonisan tim.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 05 April 2026, 14:06 WIB
Selebrasi gol Enzo Fernandez pada laga Chelsea vs West Ham di pekan ke-2 Premier League 2025/2026 (c) AP Photo/Dave Shopland

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan atas Port Vale dalam ajang FA Cup pada Sabtu (4/4/2026) malam WIB. Namun, sorotan utama justru mengarah pada absennya Enzo Fernandez dari daftar susunan pemain. Gelandang asal Argentina tersebut tidak dilibatkan dalam skuad lantaran tengah menjalani sanksi internal dari klub.

Manajer Liam Rosenior memberikan konfirmasi bahwa pihak klub telah menjatuhkan hukuman larangan bertanding sebanyak dua laga. Keputusan tegas ini diambil menyusul hasil rapat internal yang dilakukan oleh manajemen The Blues. Enzo dianggap telah melewati batasan melalui pernyataan yang ia sampaikan di media beberapa waktu yang lalu.

Situasi ini tentu menjadi kerugian bagi Chelsea, mengingat Enzo dipastikan tidak akan memperkuat tim saat menghadapi laga krusial melawan Manchester City di Premier League. Absennya sang pemain membuat sektor tengah tim kehilangan salah satu motor serangan utama mereka.

Kendati tengah menjalani hukuman, Enzo tetap menampakkan batang hidungnya di Stamford Bridge. Ia terlihat menyaksikan jalannya pertandingan langsung dari tribun sebagai bentuk dukungan moral bagi rekan-rekan setimnya. Kehadiran pemain tersebut pun mendapatkan apresiasi positif dari Rosenior.


Klarifikasi Mengenai Komentar Masa Depan Enzo Fernandez

Pemain Chelsea, Enzo Fernandez, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester City pada lanjutan Liga Inggris di Etihad Stadium, Senin (5/1/2026). (AP Photo/Dave Thompson)

Awal mula sanksi ini dipicu oleh pernyataan Enzo dalam sebuah sesi wawancara di kanal YouTube. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan keinginannya untuk merumput di Spanyol dalam jangka panjang. Enzo juga menyebut Madrid sebagai kota impian serta merasa lebih nyaman dengan faktor bahasa di sana.

Pernyataan tersebut memancing reaksi keras dari jajaran internal klub. Ucapan itu dinilai kurang mencerminkan komitmen terhadap klub, apalagi saat ini ia masih terikat kontrak jangka panjang dan memegang status sebagai wakil kapten tim. Pihak manajemen pun bergerak cepat demi menjaga stabilitas skuad.

"Enzo tahu apa yang saya pikirkan tentangnya dan sangat luar biasa melihatnya di sini untuk mendukung para pemain hari ini," ujar Rosenior.

"Kita akan melangkah maju dan memastikan tim memiliki akhir musim yang sangat bagus," lanjutnya.


Kondisi Terkini Ruang Ganti Chelsea

Aksi Enzo Fernandez dalam laga Chelsea vs PSG di 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (AP Photo/Kin Cheung)

Meskipun agen dari Enzo sempat melontarkan kritik dan menyebut keputusan klub tidak adil, Rosenior memilih untuk tetap tenang dan tidak memperpanjang polemik di hadapan publik. Ia memberikan penegasan bahwa segala urusan internal akan tetap menjadi konsumsi tertutup bagi tim.

Menurut pandangan Rosenior, hubungannya dengan Enzo masih berjalan dengan baik. Ia juga berharap agar spekulasi yang beredar tidak mengganggu konsentrasi tim dalam mengejar target di sisa musim ini. Baginya, menjaga keharmonisan di dalam ruang ganti adalah hal yang paling utama.

"Apa yang saya bicarakan dengan pemain secara individu, dengan Enzo, atau siapapun di skuad, tetap menjadi rahasia internal," tegasnya.

"Ruang ganti adalah tempat yang sakral bagi kami," tambah Rosenior.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya