Huawei Watch GT Runner 2 Dilengkapi Intelligent Marathon Mode, Serasa Punya Pelatih Pribadi di Pergelangan Tangan

Berkat Intelligent Marathon Mode, Huawei Watch GT Runner 2 tak sekadar alat pemantau, melainkan pelatih pintar yang bisa menyusun strategi lari secara personal.

oleh IskandarDiterbitkan 04 April 2026, 06:09 WIB
Huawei Watch GT Runner 2. Liputan6.com/Iskandar

Liputan6.com, Jakarta - Huawei Device Indonesia resmi merilis Watch GT Runner 2, sebuah jam tangan pintar yang memposisikan diri sebagai asisten pribadi bagi mereka yang bermimpi menaklukkan lintasan lari.

Dengan fitur unggulan Intelligent Marathon Mode, perangkat ini bukan sekadar alat pemantau, melainkan pelatih pintar yang mampu menyusun strategi lari secara personal.

Campaign Manager Huawei Device Indonesia, Adinda Agustina, menyebutkan bahwa fokus utama dari perangkat ini adalah memberikan kenyamanan ekstrem dan bimbingan berbasis sains. Salah satu masukan paling menarik selama pengembangan produk ini datang dari atlet maraton legendaris, Eliud Kipchoge.

"Kami memperkenalkan world’s first smartwatch dengan Intelligent Marathon Mode. Pelari bisa mengatur target, strategi, dan melihat jadwal latihan langsung dari pergelangan tangan," kata Adinda, Kamis malam (2/4/2026) di Jakarta.

Melalui aplikasi Huawei Health, pengguna cukup memasukkan jadwal lomba yang akan diikuti, misalnya Jakarta Marathon di bulan Agustus, dan jam tangan akan otomatis menyusun hitung mundur serta program latihan harian.

Keunggulan sistem ini terletak pada kemampuannya melakukan penyesuaian otomatis. Jika seorang pelari melewatkan sesi latihan, algoritma jam akan menyesuaikan intensitas di hari berikutnya agar target kebugaran tetap tercapai.

"Ini seperti memiliki personalized coach. Ada juga fitur Digital Pacer yang memberi tahu apakah kita tertinggal atau lebih cepat dari target pace yang sudah ditentukan," Adinda menjelaskan.

 

Pentingnya Hidrasi dan Pemulihan

Campaign Manager Huawei Device Indonesia, Adinda Agustina saat peluncuran Huawei Watch GT Runner 2 di Jakarta. Liputan6.com/Iskandar

Insight unik dari Eliud Kipchoge yang diterapkan dalam jam tangan pintar ini adalah fitur Scientific Refuel Reminders. Adinda menjelaskan bahwa banyak pelari sering terlalu fokus mengejar waktu hingga lupa menghidrasi tubuh.

"Jam tangan pintar ini akan memberikan pengingat kapan terakhir kita minum dan kapan harus mengisi energi kembali untuk menghindari dehidrasi. Ini adalah fitur from runners to runners," kata Adinda.

Selain itu, untuk mencegah cedera, Watch GT Runner 2 menyediakan 30 preset courses berbasis sains, mulai dari fat burning run hingga latihan kekuatan. Ada pula panduan video untuk pemanasan (warm-up) dan peregangan (stretching) agar otot tidak kaget sebelum memulai aktivitas berat.

 

Desain Ergonomis

Huawei Watch GT Runner 2. Liputan6.com/Iskandar

Kenyamanan fisik juga menjadi perhatian utama. Huawei memperkenalkan AirDry fabric strap dengan teknologi water repellent dan ramah kulit. Desain strap ini meningkatkan sirkulasi udara sebesar 25%.

"Meskipun berkeringat saat maraton berjam-jam, strap ini akan tetap kering dan nyaman, tidak akan menyebabkan iritasi di kulit," klaim Adinda.

Secara estetika, Huawei menawarkan pilihan warna yang terinspirasi dari gradasi alam, seperti kombinasi ungu, oranye, dan putih pada varian Orange Natural Strap.

 

Gratis Layanan Huawei Health Plus

Sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat, setiap pembelian Huawei Watch GT Runner 2 menyertakan keanggotaan gratis selama 3 bulan untuk Huawei Health Plus.

Fitur ini membuka akses ke masterclasses, latihan meditasi, hingga musik pengantar tidur. Huawei juga memahami sisi emosional pelari yang ingin merayakan pencapaian mereka.

"Setiap langkah itu berharga. Kami menyediakan ikon acara khusus dan templat foto eksklusif di aplikasi agar pengguna bisa membagikan hasil lari mereka ke media sosial dengan bangga," Adinda memungkaskan.

Dengan dukungan penuh untuk perangkat iOS dan Android, Huawei Watch GT Runner 2 siap menjadi kawan setia bagi setiap pelari dalam mencapai garis finis.

Infografis jenis-jenis olahraga kekinian. (Dok: Tim Grafis Liputan6.com/Abdillah)

Infografis jenis-jenis olahraga kekinian. (Dok: Tim Grafis Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya