Samudera Indonesia (SMDR) Raup Pendapatan USD 801,7 Juta di 2025, Tertinggi Kedua dalam 10 Tahun

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) membukukan pendapatan USD 801,7 juta pada Tahun Buku 2025, tumbuh 9% secara tahunan.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 30 Maret 2026, 18:40 WIB
Direktur Utama Samudera Indonesia Tbk (SMDR) Bani M. Mulia, dalam konferensi pers Laporan Kinerja Tahun Buku 2025, secara virtual, Senin (30/3/2026). (Liputan6.com/Tira)

Liputan6.com, Jakarta - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) mencatatkan pendapatan sebesar USD 801,7 juta sepanjang Tahun Buku 2025. Angka ini meningkat 9% dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya.

"Pendapatan atau revenue untuk Tahun Buku 2025 mencapai USD 801,7 juta, 9% lebih tinggi dibandingkan pendapatan full year untuk Tahun 2024," kata Direktur Utama Samudera Indonesia Tbk (SMDR) Bani M. Mulia, dalam konferensi pers Laporan Kinerja Tahun Buku 2025, secara virtual, Senin (30/3/2026).

Dari sisi operasional, kinerja perusahaan juga menunjukkan penguatan. EBITDA tercatat mencapai USD 200,2 juta atau tumbuh 18% secara tahunan. Capaian ini mencerminkan efisiensi operasional dan peningkatan aktivitas bisnis di tengah dinamika industri logistik global.

Selain itu, SMDR membukukan laba bersih (net income after tax) sebesar USD 52,1 juta, naik 3% dibandingkan periode 2024. Pertumbuhan ini menunjukkan kemampuan perusahaan menjaga profitabilitas meskipun menghadapi tekanan eksternal.

Kenaikan laba bersih turut mendorong peningkatan laba per saham (earnings per share/EPS) menjadi Rp 52,4 per lembar saham. Angka ini tumbuh 6% secara tahunan, mencerminkan nilai tambah bagi pemegang saham.

"Kemudian di laba bersih atau bottom line kita, net income after tax dicapai sebesar USD 52,1 juta, 3% di atas periode tahun sebelumnya," ujarnya.

Bani menyampaikan, laba usaha tercatat sebesar USD 93,7 juta atau turun tipis 3% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh melemahnya aktivitas perdagangan bebas pada paruh kedua 2025 akibat dinamika perang dagang global.

 

Kinerja SMDR Secara Historis

Direktur Utama Samudera Indonesia Tbk (SMDR) Bani M. Mulia, dalam konferensi pers Laporan Kinerja Tahun Buku 2025, secara virtual, Senin (30/3/2026). (Liputan6.com/Tira)

Secara historis, kinerja pendapatan 2025 tergolong solid. Dalam rentang 10 tahun terakhir, angka ini menjadi yang tertinggi kedua setelah pencapaian puncak pada 2022. Stabilitas ini menunjukkan daya tahan bisnis perusahaan di tengah fluktuasi ekonomi global.

Jika dilihat dalam perspektif jangka panjang, capaian laba bersih 2025 juga masih tergolong kuat. Dalam 10 tahun terakhir, angka tersebut berada pada level yang kompetitif dan menunjukkan tren kinerja yang relatif stabil.

"Secara historis, kita bisa lihat ke belakang selama 10 tahun terakhir, tingkat pendapatan di Tahun Buku 2025 relatifly cukup baik dan stabil, malah secara historis tertinggi kedua setelah Tahun Buku 2022 di mana itu adalah all time high," ujarnya.

 

Neraca Solid

Dari sisi neraca, posisi kas dan setara kas perusahaan pada akhir 2025 tercatat sebesar USD 317,7 juta, sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, likuiditas tetap terjaga dengan baik.

Aset lancar meningkat 2% menjadi USD 623,6 juta, mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga modal kerja. Sementara itu, total aset tumbuh 11% dibandingkan 2024, menandakan ekspansi yang masih berlanjut.

"Posisi kas dan setara kas perusahaan di akhir tahun 2025 adalah USD 317,7 juta sedikit di bawah periode tahun sebelumnya. Posisi aset lancar adalah USD 623,6 juta juga atau malah lebih tinggi 2% dibandingkan periode tahun 2024," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya