Liputan6.com, Jakarta - Seorang warga bernama Teguh Muharjono mengungkapkan kesaksian terkait ledakan di Masjid Raya Pesona kawasan Perumahan Pesona Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dia mengatakan ledakan itu terjadi menjelang akhir salat tarawih, bahkan imam masjid masih melanjutkan rakaat terakhir karena kurang satu rakaat.
"Ketika selesai salat, langsung jemaah berhamburan keluar masjid dan sumber ledakan berasal di sekitar tempat wudu laki-laki. Kotak besi yang diduga sebagai sumber ledakan itu biasanya digunakan untuk menyimpan sarung," kata Teguh. Dikutip dari Antara, Selasa (17/3/2026).
Advertisement
Sebagian warga dikabarkan masih trauma untuk salat di masjid tersebut karena ledakan yang terjadi pada Senin (16/3/2026) malam, dan berharap situasi kembali kondusif karena menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto memastikan situasi terkendali pascaledakan.
"Petugas langsung bergerak cepat melakukan pengamanan dan penanganan di lokasi kejadian, bahkan penanganan dibantu tim gabungan dari Polres Jember dan Polda Jatim, termasuk unit identifikasi, Laboratorium Forensik (Labfor), tim penjinak bom (Jibom), serta tim investigasi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum)," kata Nanang.
Menurutnya, kondisi terkini di lokasi sudah dalam keadaan terkendali dan petugas masih melakukan sterilisasi area guna memastikan situasi benar-benar aman, serta hasil penyelidikan awal menunjukkan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Kami mengimbau kepada masyarakat di Perumahan Pesona Regency agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang dapat menimbulkan keresahan," tuturnya.