Penumpang KRL Jabodetabek Masih Ramai di Hari Pertama WFA Jelang Lebaran

Pengguna KRL Jabodetabek terpantau ramai pada H-5 Lebaran 2026

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 16 Maret 2026, 14:30 WIB
Sejumlah calon penumpang KRL Commuterline menunggu kereta di Stasiun Depok Lama, Depok, Jawa Barat, Selasa (9/6/2020). Stasiun Depok Lama terpantau lengang pada hari kedua dibukanya aktivitas perkantoran di Jakarta pada masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter melaporkan, pengguna KRL Jabodetabek terpantau cukup ramai pada H-5 Lebaran 2026, bertepatan dengan hari pertama kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek masih terpantau cukup ramai di stasiun-stasiun pemberangkatan untuk menuju tempat aktivitasnya sehari-hari.

"Hingga pukul 10.00 WIB tercatat sebanyak 323.455 pengguna yang naik Commuter Line," jelas Karina, Senin (16/3/2026).

Karina menambahkan, angka tersebut turun sekitar 29 persen jika dibanding pada periode Senin sebelum WFA pada minggu lalu. "Hal ini sedikit banyak terpengaruh karena kebijakan WFA jelang libur Idul Fitri," imbuhnya.

Dari pantauan hingga pukul 10.00 WIB, pengguna yang naik Commuter Line Jabodetabek di Stasiun Bogor mencatat sebanyak 22 ribu lebih pengguna, Stasiun Citayam sebanyak 18.385 orang, Stasiun Bekasi 18.143 orang dan di Stasiun Tangerang 10.175 orang, serta Stasiun Sudimara sebanyak 10.282 orang.

Selama 25 hari puasa Ramadan mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026 kemarin, berdasarkan data yang dibukukan jumlah pengguna KRL Jabodetabek diangka 24.222.911 orang.

 

KRL Bandara dan Merak

KAI Commuter resmi menggelar rangkaian seremonial perjalanan terakhir (Last Run) bagi Kereta Rel Listrik (KRL) Seri 7000, Seri 8500, dan Seri 203. (Foto: KAI)

Sementara itu volume pengguna KRL Commuter Line Bandara Soetta dan Commuter Line Merak sepanjang puasa Ramadan ini masing-masing tercatat diangka 162.393 orang dan 252.501 orang.

Sedangkan rata-rata volume transit di Stasiun Manggarai selama puasa ini sebanyak 150 ribu orang, Stasiun Tanah Abang sebanyak 136 ribu orang, dan di Stasiun Duri tercatat rata-rata sebanyak 80 ribu orang per harinya selama puasa ini.

Beberapa titik stasiun KRL juga terintegrasi dengan moda transportasi lain yang terpantau ramai selama Ramadan tahun ini, seperti LRT Jabodebek, MRT Jakarta, dan Transjakarta.

 

Kepadatan di Stasiun Terintegrasi

Masyarakat diminta memperhatikan perubahan jalur masuk stasiun, terutama bagi pengguna KRL yang selama ini memakai akses lama. Tampak dalam foto, calon penumpang berjalan saat uji coba Stasiun Rangkasbitung Ultimate di Lebak, Banten, Senin (24/11/2025) malam. (merdeka.com/Arie Basuki)

Di Stasiun Rangkasbitung yang terintegrasi dengan Commuter Line Merak mencatatkan sebanyak 300.874 orang yang turun dari Commuter Line Jabodetabek. Sedangkan di Stasiun Cikarang yang terintegrasi dengan Commuter Line Walahar tujuan Purwakarta mencatat sebanyak 489.597 orang yang turun di stasiun tersebut.

Stasiun Sudirman dan Stasiun Cawang yang terintegrasi dengan LRT Jabodebek mencatat masing-masing sebanyak 934.216 pengguna dan 616.291 pengguna yang turun di stasiun tersebut.

Memasuki masa Angkutan Lebaran ini, KAI Commuter tetap mengoperasikan sebanyak 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek dan sebanyak 70 perjalanan Commuter Line Bandara Soetta. Khusus layanan Commuter Line Merak, pada periode 13 Maret hingga 20 Maret 2026, layanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Cilegon.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya