Instagram Hapus Chat Terenkripsi Mulai 8 Mei 2026, Meta Ungkap Alasannya

Instagram akan menghentikan fitur pesan end-to-end encrypted mulai 8 Mei 2026, kenapa Meta mengambil langkah ini?

oleh Fathia KappariniDiterbitkan 17 Maret 2026, 08:00 WIB
Deretan fitur baru yang hadir di DM Instagram. (Dok: Instagram)

Liputan6.com, Jakarta - Instagram bersiap menghapus fitur pesan end-to-end encrypted (pesan terenkripsi) mulai 8 Mei 2026. Kabar ini sudah dikonfirmasi Meta, dan pengguna terdampak kini sudah mulai menerima notifikasi di aplikasi agar segera mengunduh isi obrolan serta media sebelum fitur itu benar-benar dihentikan.

Meta menyebut keputusan ini diambil karena penggunaan fitur tersebut di Instagram ternyata sangat rendah, sebagaimana dikutip dari OnMSFT, Selasa (17/3/2026).

Langkah ini langsung menarik perhatian karena menyangkut salah satu fitur selama ini identik dengan perlindungan privasi. Dalam sistem end-to-end encryption, isi percakapan seharusnya hanya bisa diakses oleh pengirim dan penerima.

Setelah dukungan ini dicabut, obrolan sebelumnya berada di jalur terenkripsi akan diperlakukan sebagai pesan langsung (Direct Message, DM) biasa di Instagram.

Juru bicara Meta kepada The Verge mengatakan, hanya sedikit orang yang benar-benar memakai opsi pesan terenkripsi di Instagram, sehingga perusahaan memutuskan untuk menghentikannya.

Melalu halaman bantuan Instagram, perusahaan bentukan Mark Zuckerberg itu menjelaskan end-to-end encrypted messaging tidak lagi didukung setelah 8 Mei 2026.

Pengguna yang memiliki chat terdampak akan diberi petunjuk untuk mengunduh pesan, foto, video, dan file media lain sebelum tenggat itu tiba.

Perubahan ini mungkin tidak terasa besar bagi mayoritas pengguna yang memang tidak pernah mengaktifkan fitur tersebut.

Namun bagi mereka yang memilih enkripsi untuk alasan privasi, 8 Mei 2026 menjadi tanggal penting yang tidak boleh dilewatkan. Setelah itu, salah satu lapisan perlindungan percakapan di Instagram akan resmi hilang.

 

Instagram Uji Fitur Baru

Instagram kembali memperbarui sistem keamanannya untuk pengguna remaja. Platform media sosial milik Meta ini akan menambahkan fitur notifikasi bagi orang tua apabila anak mereka secara berulang kali mencari istilah yang berkaitan dengan bunuh diri atau self-harm.

Fitur ini dirancang sebagai langkah pencegahan dini. Jika sistem mendeteksi beberapa pencarian sensitif dalam waktu singkat, orang tua akan menerima pemberitahuan. Dari sana, orang tua bisa memilih untuk membuka percakapan dengan anak mereka mengenai topik tersebut.

Fitur notifikasi ini dijadwalkan mulai diluncurkan di Amerika Serikat, Inggris, Autralia, dan Kanada pekan ini. Sementara itu, untuk wilayah lainnya akan menyusul mendapatkan fitur pemberitahuan tersebut secara bertahap di masa mendatang.

Dalam unggahan blognya, Instagram menyatakan perusahaan memilih ambang batas yang mengharuskan adanaya beberpaa pencarian dalam waktu singkat. Namun, dengan tetap mengedepankan kehati-hatian.

“Kami memilih ambang batas yang memerlukan beberapa pencarian dalam waktu singkat, sambil tetap berhati-hati.”

Mereka juga mengakui bahwa kebijakan yang mereka terapkan bisa saja membuat orang tua mendapatkan notifikasi atau pemberitahuan tertentu, meski kondisinya belum tentu benar-benar mengkhawatirkan atau mendesak.

Namun, perusahaan menilai pendekatan tersebut merupakan titik awal yang tepat, dan sejalan dengan pandangan para ahli, serta mereka menegaskan akan terus memantau dan mendengarkan masukan untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan sesuai yang diharapkan. 

Instagram Batasi Pencarian Topik Sensitif

Instagram juga menegaskan kembali bahwa pencarian dengan istilah yang berkaitan dengan bunuh diri atau self-harm telah dibatasi bagi pengguna remaja.

Selain itu, konten yang membahas topik-topik tersebut tidak ditampilkan kepada pengguna remaja, sesuai dengan kebijakan saat ini.

Platform tersebut juga menyampaikan tengah mengembangkan fitur peringatan serupa bagi orang tua pada alat kecerdasan buatan yang dimilikinya. Namun, informasi lebih lanjut mengenai fitur tersebut diperkirakan baru akan diumumkan pada akhir tahun ini. 

Infografis Facebook, Instagram & WhatsApp Tumbang. (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya