AHY Ingin Suara Demokrat Tak Kalah dari Gerindra di Pemilu 2029

AHY menyatakan keinginannya untuk meningkatkan perolehan suara partai pada Pemilu 2029 agar tidak kalah dari Partai Gerindra.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 05 Maret 2026, 07:17 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono melakukan salam komando usai pertemuan di Kertanegara, Jakarta. Pertemuan selama dua jam itu pun belum ada kesepakatan antara Gerindra dan Demokrat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan keinginan untuk mendongkrak suara partainya agar tak kalah dari Gerindra pada Pemilu 2029.

Hal ini disampaikannya dalam acara Buka Bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026) saat dirinya menyapa Menteri Luar Negeri sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono.

"Pak Menlu, mudah-mudahan 2029 suaranya lebih kencang di sini, Pak. Walaupun masih Gerindra kencang sekali, tapi jangan sampai suara Demokrat tidak terlalu kencang untuk kita 2029," kata AHY dalam sambutannya.

Dia juga menyinggung soal posisi Partai Demokrat di DPR yang saat ini berada di paling ujung. Kondisi ini menjadi salah satu alasan AHY ingin mendongkrak suara partainya pada pemilu mendatang.

"Di parlemen kita sudah paling ujung, Pak. Kita pernah paling ujung sana, sekarang paling ujung sini. Jadi kalau lagi sidang paripurna Betul ya? Jangan sampai mepet tembok ya. Kita ingin kembali kokoh, semakin kokoh," kata AHY.

 

Minta Kader Lakukan Konsolidasi

Lebih lanjut, AHY menyerukan kepada para kader Partai Demokrat untuk melakukan konsolidasi di tahun ini, setelah melewati kongres pada 2025 lalu.

"Tahun ini juga adalah tahun konsolidasi. Tahun lalu kita sudah menjalankan Kongres. Terima kasih sekali lagi atas kehormatan dan juga harapan untuk saya bisa memimpin, dan tahun ini kita lanjutkan dengan konsolidasi di tingkat daerah, di tingkat provinsi, juga pada akhirnya di. tingkat kabupaten/kota," kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya