Spot Karang Pantai Pink Lombok Timur Mendadak Viral, Disebut Mirip Cover Album SZA

Pengunjung formasi karang Pantai Pink Lombok ini yang sekarang disebut sebagai "spot SZA" itu harus mengantre berjam-jam.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 02 April 2026, 07:00 WIB
Spot karang Pantai Pink Lombok Timur disebut mirip cover album SZA. (dok. Instagram @solihinrahman_/https://www.instagram.com/p/DV77802jiGh/)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah spot karang di Pantai Pink Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendadak viral karena alasan tidak terduga. Merujuk sejumlah unggahan di lintas platform media sosial, tempat tersebut menarik perhatian wisatawan karena disebut-sebut mirip dengan cover album SOS milik penyanyi Amerika Serikat (AS), SZA.

Melansir laman Pemkab Lombok Timur, Rabu, 1 April 2026, pantai yang berada di kawasan Jerowaru ini terkenal dengan pasir berwarna merah muda yang terbentuk dari campuran pasir putih dan serpihan karang merah. Pesonanya tidak kalah dari "saudaranya" di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang termahyur.

Belakangan, bukan hanya warna pasirnya yang mencuri perhatian. Formasi karang yang menjulur ke laut menciptakan ilusi visual seperti tempat duduk alami di tengah laut—mirip konsep foto minimalis pada cover album yang dirilis pada 2022 tersebut.

Spot karang ini sebenarnya sudah lama ada, tapi mulai ramai dikunjungi setelah foto-fotonya beredar luas di TikTok dan Instagram. Wisatawan sengaja naik ke atas karang untuk mendapatkan sudut foto dengan latar laut lepas yang luas dan sepi, menciptakan kesan dramatis dan kontemplatif.

Selain berburu foto, pengunjung juga bisa menikmati air laut yang jernih dan suasana pantai yang relatif tenang karena lokasinya cukup terpencil. Akses menuju pantai memang membutuhkan usaha lebih, namun justru itulah yang menjaga keasliannya. Bagi pecinta fotografi dan konten estetik, spot karang di Pantai Pink ini kini menjadi destinasi wajib yang menawarkan pengalaman visual unik, sekaligus berbeda dari pantai pada umumnya.

Rela Antre

Pantai Pink di Lombok. (Liputan6.com/Sunariyah)

Setelah viral, unggahan akun Instagram @solihinrahman_ pekan lalu menunjukkan pengunjung kini rela mengantre di lokasi yang dijuluki "spot SZA" tersebut. "Dulu berasa kayak private beach, sekarang harus antre berjam-jam," tulisnya dalam keterangan unggahan.

Di video tersebut, pengunjung tampak berkerumun di sekitar spot, sementara sebagian lainnya mengantre untuk berfoto. Lifestyle Liputan6.com telah menghubungi pemilik akun tersebut untuk memberi komentar lebih lanjut. Warganet pun memberi beragam reaksi, mulai dari tertarik berkunjung hingga mengingatkan agar tetap berhati-hati saat berfoto.

Sementara itu, sampul album SZA yang dikaitkan dengan lokasi tersebut sebenarnya terinspirasi dari foto ikonis mendiang Putri Diana. Hal ini diungkap penyanyi berusia 36 tahun itu dalam wawancara dengan Nessa di Hot 97 pada 2022, lapor Complex.

Terinspirasi Foto Ikonis Putri Diana

Album SOS dari SZA. (Instagram/ sza)

"Awalnya saya seharusnya berada di atas, seperti, tongkang pengiriman," kata SZA. "Tapi dalam referensi yang saya ambil untuk itu, saya mengambil referensi Diana karena saya sangat menyukai bagaimana dia merasa terisolasi dan itulah yang paling ingin saya sampaikan."

"Kemudian di menit terakhir, kami tidak mendapatkan izin untuk berfoto di tongkang pengiriman yang kami inginkan dan kami berpikir, 'Kita akan membuat papan loncat saja. Kita tetap akan mencobanya.' Kami tidak sepenuhnya membatalkan ide perahu dan kami mencobanya dan ternyata keren.

"Saya tidak yakin itu akan benar-benar keren sampai, seperti, sekarang," imbuhnya. Dalam foto-foto Putri Diana dari Agustus 1997, ia tampak sedih saat duduk di tepi papan loncat di kapal pesiar Jonikal milik Mohamed Al Fayed. Foto-foto tersebut diambil di Portofino, Italia, hanya seminggu sebelum kematian tragisnya di Paris.

Bukan AI

Cover Album Terbaru SZA, SOS. (Instagram @sza)

Namun, alih-alih memakai pakaian renang turquoise seperti Diana, SZA memilih kaus khusus dengan tulisan "SZA" di belakang dan "S.O.S." di lengan. Ia juga mengenakan sepasang sepatu bot Timberland.

Sampul album SOS, yang sempat dikira hasil AI, difoto langsung tanpa Photoshop oleh fotografer Jerman, Daniel Sannwald. Meski bukan bagian keluarga kerajaan, SZA memahami pengalaman Diana yang selalu jadi sorotan publik.

"Saya suka berkreasi, menulis, bernyanyi, dan berbagi," kata SZA kepada Billboard. "Tapi saya tidak tahu apakah mengejar ketenaran atau apa pun yang seharusnya saya lakukan sekarang berkelanjutan bagi saya atau orang lain. Saya akan mencoba sebaik mungkin dan memberikan yang terbaik."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya