Makna Spiritual Ramadan untuk Pemain Muslim Manchester City

Tiga pemain Manchester City, berbagi kisah tentang makna Ramadan, mulai dari penguatan iman hingga solidaritas tim.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 09 Maret 2026, 00:00 WIB
Para pemain muslim The Cityzens seperti Rayan Cherki, Omar Marmoush, Bdukoir Khusanov, dan Rayan Ait-Nouri kemudian tampak menepi untuk minum di pinggir lapangan. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta - Trio Manchester City Rayan Cherki, Omar Marmoush, dan Rayan Ait-Nouri berbagi pengalaman menjalankan ibadah puasa pada Ramadan 2026 melalui video yang diunggah media sosial resmi klub. 

Dalam video tersebut, para pemain berbagi pandangan mendalam mengenai signifikansi spiritual dari bulan Ramadan yang mereka jalankan di tengah jadwal kompetisi profesional yang sangat padat di sepak bola Eropa.

Mereka menekankan bahwa bulan suci ini bukan sekadar tentang menahan lapar dan dahaga dari fajar hingga terbenamnya matahari, melainkan sebuah periode penting untuk refleksi diri, memperkuat hubungan dengan Tuhan, serta meningkatkan kualitas kesabaran dan disiplin mental yang juga berdampak positif pada karakter mereka saat berada di dalam maupun di luar lapangan hijau sebagai atlet profesional dunia.

Makna Spiritual bagi Rayan Cherki

Pemain anyar Man City, Rayan Cherki, merayakan golnya ke gawang Newcastle United pada lanjutan Carabao Cup di St. James' Park, Rabu (14/1/2026) dini hari WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Rayan Cherki mengungkapkan bahwa baginya Ramadan adalah momen untuk memperkuat iman dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Ia menjelaskan bahwa ibadah puasa memberikan ketenangan batin dan menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga serta komunitas.

Cherki juga menekankan pentingnya membawa nilai-nilai perdamaian dan kebaikan yang dipelajari selama bulan suci ini ke dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten, bukan hanya terbatas pada bulan Ramadan saja.

Solidaritas dan Kebersamaan Tim

Pemain Manchester City Omar Marmoush merayakan gol yang dicetaknya pada laga semifinal Carabao Cup/Piala Liga Inggris antara Man City vs Newcastle di Manchester, Inggris, Rabu, 4 Februari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Omar Marmoush dan Rayan Ait-Nouri turut menyoroti aspek kebersamaan yang tercipta selama bulan ini. Mereka merasa bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh pihak klub, Manchester City, yang memfasilitasi kebutuhan ibadah mereka di tengah tuntutan fisik pertandingan.

Marmoush menyebutkan bahwa berbagi momen berbuka puasa dengan rekan setim dan keluarga adalah bagian yang sangat berharga, sementara Ait-Nouri melihat Ramadan sebagai kesempatan untuk menunjukkan rasa syukur atas segala berkah yang telah diterima dalam kariernya.

Dukungan Fasilitas dari Manchester City

Laga Leeds United melawan Manchester City dalam laga lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Sabtu (28/02/2026) diwarnai dengan momen toleransi. (AP Photo/Ian Hodgson)

Pihak klub Manchester City secara aktif memberikan dukungan melalui penyediaan katering khusus dan pengaturan nutrisi yang diawasi oleh tim medis untuk memastikan para pemain tetap bugar.

Langkah ini diambil agar para pemain tetap dapat menjalankan kewajiban agama mereka tanpa mengorbankan performa fisik di lapangan.

Melalui video ini, klub menunjukkan komitmen terhadap inklusivitas dan penghormatan terhadap keberagaman latar belakang agama yang dimiliki oleh para pemain bintang mereka di kasta tertinggi liga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya