Liputan6.com, Jakarta - Persinga Ngawi tidak menjadikan Ramadan sebagai penghalang pada persiapan menghadapi Liga 4 Nasional 2026. Manajemen dan tim pelatih memutuskan untuk tidak meliburkan aktivitas.
Langkah ini diambil sebagai bentuk profesionalisme klub dalam mempersiapkan kerangka tim yang solid guna menghadapi jadwal pertandingan atau turnamen yang akan datang.
Advertisement
“Puasa bukan alasan menurunkan intensitas latihan,” ucap pelatih kepala Persinga, Slamet Riadi.
Dengan melakukan penyesuaian jadwal secara saksama, tim pelatih ingin intensitas latihan tetap memberikan dampak positif tanpa mengabaikan kondisi fisik para pemain yang sedang berpuasa. Sehingga target peningkatan kualitas tim tetap terjaga secara konsisten sepanjang bulan suci ini bagi seluruh anggota skuad Laskar Ketonggo.
Penyesuaian Jadwal dan Fokus Latihan Taktik
Strategi Persinga selama bulan Ramadan difokuskan pada pematangan taktik dan skema permainan di lapangan hijau. Mengingat kondisi fisik pemain yang tidak berada dalam level maksimal seperti hari biasa, tim pelatih lebih banyak memberikan porsi pemahaman strategi serta kerja sama antar lini.
Latihan digeser ke waktu sore hari mendekati jam berbuka puasa untuk meminimalisir risiko dehidrasi berlebih pada pemain.
Dengan pendekatan ini, pemain tetap bisa menyerap instruksi taktikal dengan baik sekaligus menjaga koordinasi bermain dalam tim agar tetap tajam saat kompetisi kembali bergulir dengan intensitas yang lebih tinggi nantinya.
Tambah Agenda Latihan untuk Bersaing
Selain melakukan latihan rutin, Persinga juga berencana akan menambah agenda uji coba melawan tim dengan level lebih tinggi, mulai dari Liga 3 hingga BRI Super League.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan dan membentuk mental bertanding sekaligus kualitas para pemain. “Kami ingin mencoba melawan tim di atas level kami,” tambahnya.
Manajemen juga menyiapkan agenda pemusatan latihan yang akan dilakukan setalah idulfitri. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kondisi fisik menjelang kick off kompetisi.
Pemeliharaan Kondisi Fisik
Selain aspek taktik, pemeliharaan kondisi fisik tetap menjadi prioritas utama manajemen Persinga Ngawi dalam sesi latihan sore. Program latihan dirancang sedemikian rupa agar massa otot dan kebugaran kardiovaskular pemain tidak menurun drastis selama periode puasa.
Tim pelatih terus memantau perkembangan kebugaran setiap individu secara rutin untuk memastikan bahwa seluruh pemain tetap berada dalam kondisi siap tempur dan terhindar dari cedera selama menjalani program latihan khusus di bulan Ramadan ini.