Resep Kue Nastar Lebaran 2026 Anti Retak, Cocok Buat Pemula

Pelajari cara membuat kue nastar Lebaran anti retak dengan resep mudah ini, cocok untuk pemula.

oleh Nurul DivaDiterbitkan 17 Maret 2026, 06:22 WIB
Nastar adalah salah satu kue kering yang sangat khas dan bisa dipastikan selalu hadir setiap kali Lebaran. Biasanya kue nastar isi selai nanas dan lain-lain. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang Lebaran, kue nastar selalu hadir sebagai salah satu sajian utama di meja tamu. Perpaduan rasa manis dan asam dari selai nanas membuat kue kering ini banyak digemari. Namun, tidak sedikit pembuat kue rumahan yang mendapati permukaan nastar retak setelah dipanggang.

Retakan pada nastar memang tidak memengaruhi rasa, tetapi dapat mengurangi tampilan saat disajikan. Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti komposisi bahan, cara mengaduk adonan, hingga suhu oven yang kurang tepat. 

Meski begitu, saat ini anda tak perlu khawatir lagi karena Liputan6 akan berbagi resep kue nastar Lebaran anti retak yang mudah diikuti, terutama bagi pemula. Dengan langkah berikut, nastar yang anda buat dapat matang merata dan tetap mulus saat disajikan di hari raya. Yuk simak langkah-langkahnya berikut, kami rangkum untuk anda.

Penyebab Kue Nastar Seringkali Retak saat Matang

Kue Nastar (Image Bank Liputan6)

Kue nastar buatan sendiri seringkali mengalami keretakan pada permukaannya setelah proses pemanggangan. Hal ini menjadi perhatian bagi banyak pembuat kue yang menginginkan hasil akhir yang mulus. Keretakan dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang berkaitan dengan komposisi adonan dan kondisi pemanggangan.

Salah satu penyebab utama keretakan adalah suhu oven yang tidak stabil atau terlalu tinggi. Suhu oven yang tinggi dapat membuat bagian luar adonan matang lebih cepat dibandingkan bagian dalamnya, sehingga terjadi pengembangan yang tidak merata. Selain itu, adonan yang terlalu kering karena kekurangan lemak atau cairan juga dapat membuat nastar rentan retak saat dipanggang.

Penggunaan bahan pengembang yang berlebihan juga dapat menyebabkan keretakan. Bahan-bahan ini dapat membuat adonan mengembang terlalu cepat dan kemudian retak. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan takaran bahan dan suhu oven agar kue nastar tidak retak saat matang.

Takaran Bahan untuk Membuat Kue Nastar Lebaran Anti Retak

Hanya Tambah 2 Bahan, Ini Cara Bikin Kue Nastar Jadi Glowing dan Tidak Mudah Retak (Instagram/@winnibarus)

Pemilihan dan takaran bahan yang tepat merupakan langkah awal untuk menghasilkan kue nastar yang anti retak. Berikut adalah takaran bahan yang dapat digunakan untuk membuat nastar anti retak:

  • Margarin dan Mentega: Gunakan kombinasi 550 gram margarin dan 250 gram butter Wijsman untuk resep 1 kg tepung.
  • Gula Halus: Takaran gula halus sekitar 190 gram untuk resep 1 kg tepung.
  • Kuning Telur: Gunakan 5 butir kuning telur untuk resep 1 kg tepung.
  • Susu Bubuk: Tambahkan 2 sachet susu bubuk atau sekitar 40 gram untuk resep 1 kg tepung.
  • Tepung Maizena: Gunakan 200 gram tepung maizena untuk resep 1 kg tepung.
  • Tepung Terigu: Gunakan 1 kg tepung terigu protein rendah atau serbaguna.
  • Selai Nanas: Siapkan sekitar 1 kg selai nanas yang sudah dimasak hingga kesat.
  • Bahan Olesan: Siapkan 8 kuning telur, 8 sendok makan minyak goreng, dan beberapa tetes pewarna kuning telur.

Langkah-Langkah Membuat Kue Nastar yang Anti Retak dan Hasilnya Mulus

Ilustrasi kue nastar. (Bola.com/Aning Jati)

Proses pembuatan kue nastar memerlukan perhatian pada setiap tahapan. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat nastar anti retak:

1. Persiapan Adonan:

  • Kocok margarin, mentega, dan gula halus dengan mixer pada kecepatan rendah hingga tercampur rata.
  • Masukkan kuning telur satu per satu, lalu tambahkan susu bubuk, tepung maizena, dan tepung terigu secara bertahap.
  • Aduk menggunakan spatula hingga adonan tercampur rata.

2. Pembentukan Kue:

  • Ambil sedikit adonan, pipihkan, lalu isi dengan selai nanas yang sudah dibulatkan.
  • Bulatkan adonan hingga mulus tanpa celah.

3. Proses Pemanggangan Awal:

  • Tata kue nastar di atas loyang yang sudah diolesi margarin.
  • Panggang pada suhu oven sekitar 150-170 derajat Celcius selama 10-15 menit, atau hingga setengah matang.

3. Pengolesan dan Pemanggangan Akhir:

  • Setelah pemanggangan awal, keluarkan nastar dari oven dan biarkan agak dingin.
  • Olesi permukaan nastar dengan bahan olesan kuning telur.
  • Panggang kembali pada suhu yang sama selama 15-20 menit, atau hingga matang sempurna.

Kunci Utama dari Kue Nastar yang Tidak Retak

Kue nastar. (dok. Shirleysavitri/Pixabay)

Menciptakan kue nastar yang tidak retak memerlukan pemahaman terhadap beberapa faktor utama. Kunci keberhasilan terletak pada kombinasi pemilihan bahan, teknik pengolahan, dan kontrol suhu yang tepat.

Konsistensi adonan dan selai nanas sangat penting. Adonan nastar harus memiliki tekstur yang pas, tidak terlalu lembek atau terlalu kering. Perbandingan tepung terigu, mentega, dan gula yang ideal adalah sekitar 3:2:1.

Kontrol suhu oven juga merupakan kunci penting. Suhu oven yang stabil dan tidak terlalu tinggi akan memastikan nastar matang secara merata. Memanggang nastar dua kali dengan suhu rendah juga dapat membantu mencegah keretakan.

Penyebab Hasil Kue Nastar Masih Retak

Resep nastar kukus untuk jadi kue Natal. (dok. Cookpad @novikaputri)

Meskipun sudah mengikuti resep, terkadang kue nastar masih mengalami keretakan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa kesalahan kecil yang mungkin terlewatkan.

Salah satu penyebab umum adalah suhu oven yang tidak tepat. Oven yang terlalu panas dapat membuat permukaan nastar matang lebih cepat daripada bagian dalamnya. Penggunaan termometer oven dapat membantu memastikan suhu stabil.

Penyebab lain adalah adonan yang terlalu kering atau terlalu lembek. Adonan yang kekurangan lemak atau cairan akan sulit mengembang dengan sempurna. Selain itu, pengolesan kuning telur yang tidak tepat juga dapat menyebabkan keretakan.

Tips Agar Kue Nastar Awet Disimpan untuk Lebaran

Nastar menjadi salah satu kue kering yang hampir ada di meja tamu saat Lebaran. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang lembut membuat nastar menjadi kue yang paling digemari saat Lebaran. (Istimewa)

Setelah berhasil membuat kue nastar yang mulus, langkah selanjutnya adalah memastikan kue tersebut dapat disimpan dengan baik. Berikut adalah beberapa tips untuk menyimpan kue nastar agar awet:

  • Dinginkan Sepenuhnya: Pastikan nastar sudah benar-benar dingin sebelum disimpan.
  • Gunakan Wadah Kedap Udara: Simpan nastar dalam wadah yang bersih dan kedap udara.
  • Tambahkan Penyerap Kelembaban: Dapat ditambahkan silica gel atau bungkusan garam ke dalam wadah penyimpanan.
  • Perhatikan Suhu Ruangan: Letakkan wadah nastar di tempat yang sejuk dan kering.
  • Penyimpanan dalam Kulkas atau Freezer: Jika ingin nastar bertahan lebih lama, simpan di dalam kulkas atau freezer.
  • Kemas Individual (Opsional): Setiap nastar dapat dikemas satu per satu dengan plastik kecil sebelum dimasukkan ke dalam toples kedap udara.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Mengapa nastar sering retak saat dipanggang?

A: Nastar sering retak saat dipanggang karena suhu oven yang terlalu tinggi atau tidak stabil.

Q: Berapa suhu oven yang ideal untuk memanggang nastar agar tidak retak?

A: Suhu oven yang ideal untuk memanggang nastar adalah sekitar 150-170 derajat Celcius.

Q: Apa peran selai nanas dalam keretakan nastar?

A: Selai nanas yang terlalu basah dapat menyebabkan nastar retak saat dipanggang.

Q: Bagaimana cara mengoles nastar agar mengkilap dan tidak retak?

A: Gunakan campuran kuning telur, minyak goreng, dan sedikit pewarna kuning telur untuk mengoles nastar.

Q: Berapa lama nastar dapat disimpan agar tetap awet untuk Lebaran?

A: Nastar dapat disimpan hingga 3-4 minggu di suhu ruang dalam wadah kedap udara.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya