Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno genap satu tahun memimpin DKI Jakarta pada Jumat (20/2/2026) ini, sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis 20 Februari 2025.
Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansah memberikan catatan positif terhadap sejumlah capaian pemerintahan Pramono-Rano di ibu kota. Dia menilai, Pramono-Rano memimpin Jakarta dengan pendekatan kebijakan yang cukup bertahap dan solutif.
Advertisement
Trubus menyoroti kebijakan Pramono dalam memperluas konektivitas transportasi publik hingga ke daerah penyangga. Kendati menyebut langkah ini akan semakin menambah beban subsidi dari anggaran dan pendapatan Belanda daerah (APBD), menurutnya kebijakan ini tepat dilakukan untuk mengurai kemacetan Jakarta.
"Misalnya mengenai konektivitas transportasi. Ini kan sekarang tidak hanya di Jakarta tapi sudah menyangkut wilayah luar Jakarta," ujar Trubus dalam keterangannya, dikutip Jumat (20/2/2026).
Menurut Guru Besar Universitas Trisakti tersebut, Pramono perlu berkomunikasi dengan daerah penyangga yang dilintasi oleh Transjabodetabek agar turut berkontribusi mendukung operasional layanan. Dengan demikian, kebijakan tersebut diharapkan tidak akan membebani APBD DKI Jakarta.
"Jadi anggarannya tidak berasal dari APBD DKI semua. Jadi mereka juga berkontribusi lah. Itu yang penting," kata dia.
Penguatan Dewan Kawasan Aglomerasi
Lebih lanjut, Trubus juga menyoroti soal perlunya penguatan Dewan Kawasan Aglomerasi dalam Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Pramono dipandang mampu memposisikan Jakarta sebagai pemimpin dalam koordinasi wilayah Jabodetabek-Cianjur, khususnya dalam menangani isu lintas batas seperti polusi udara dan kemacetan.
"Itu amanah Undang-Undang Nomor 2 DKJ, itu kan harus ada aglomerasi. Ini Jakarta harus memimpin terhadap wilayah-wilayah yang kategori aglomerasi itu," ucap Trubus.
Di bidang pendidikan, Trubus juga mengapresiasi upaya Pemprov DKI yang berkomitmen untuk terus memperkuat penyaluran bantuan sosial (bansos) seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Meski begitu, ia mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Kemudian, dia juga menyebut langkah Pramono untuk menyelesaikan proyek pembangunan yang belum tuntas di era pemerintahan sebelumnya, seperti pembongkaran tiang monorel mangkrak, pembangunan rumah sakit Sumber Waras, serta pembangunan jembatan untuk mengintegrasikan Jakarta Internasional Stadium (JIS) dengan Ancol sudah tepat.
Terakhir, Trubus juga mengingatkan pekerjaan rumah (PR) Pemprov DKI Jakarta yang ada. Dia ingin agar Pramono dan Rano dapat memberikan perhatian lebih pada program penanganan banjir pesisir (Rob) di wilayah pesisir Jakarta.
"Banjir rob kalau itu harusnya diselesaikan. Itu yang penting itu," jelas Trubus.
Sejumlah Ruas Jalan yang Sempat Tergenang di Jakarta Jumat 20 Februari 2026 Mulai Surut
Sebelumnya, sejumlah ruas jalan sempat tergenang akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Jumat (20/2/2026). Namun hingga pukul 08.30 WIB, air dilaporkan mulai surut. Arus lalu lintas berangsur-angsur normal.
Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.
"Memang tadi pagi setelah subuh jam 05:00 terdapat hujan deras yang cukup tinggi intensitasnya. Kami dari kepolisian juga terus melakukan pemantauan," ujar Robby dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Beberapa titik yang sempat tergenang di antaranya kawasan Pancoran samping Triloka dengan ketinggian air sekitar 10 sampai 15 sentimeter. Namun genangan tersebut sudah surut.
Di sepanjang Jalan Daan Mogot, genangan sempat mencapai hampir 40 sentimeter. Saat ini tersisa sekitar 10 sentimeter dan sudah bisa dilintasi.
Sementara di kawasan Wika, Jalan DI Panjaitan, genangan yang terjadi pada pagi hari juga telah surut. Kendaraan pun sudah dapat melintas.
"Pukul 8:30 rata-rata keseluruhan titik tersebut yang terdapat genangan air sudah bisa dilintasi oleh masyarakat, sudah bisa dilintasi dan bisa mengalir untuk kendaraan," ucap Robby.
Selama genangan terjadi, petugas kepolisian ditempatkan di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.
"Kami di lapangan untuk melakukan penarikan dan pengaturan, serta mengecek jalur-jalur lalu lintas yang ada guna bisa dilintasi oleh masyarakat," tandas dia.