Liputan6.com, Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways meyakini, pengembangan dan pengelolaan Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC), bagian dari Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR2) bakal semakin memangkas biaya logistik nasional.
Ke depan terdapat beberapa pengembangan yang digarap, seperti pembangunan Rest Area & Logistic Hub di Km 92 yang terhubung dengan jalan tol. Juga penambahan pintu-pintu tol baru untuk memperluas akses masyarakat di sekitar area trase JTCC.
Advertisement
Selanjutnya Tol Cibitung-Cilincing juga akan menawarkan akses langsung ke Terminal Kalibaru dengan dibangunnya New Port Eastern Access (NPEA) di Km 108. Projek ini digadang menjadi solusi strategis untuk menghindari kemacetan, dan mendorong efisiensi sistem distribusi barang.
Plt Direktur Utama CTP Erwan Dwi Winanto menyatakan, pihaknya senantiasa menjaga komitmen untuk terus mendukung terciptanya efisiensi logistik nasional. Terutama dalam mengintegrasikan kawasan industri di seputar Jakarta dengan Pelabuhan Tanjung Priok.
"Saat ini kami tengah mengupayakan adanya integrasi tarif JTCC dengan ruas tol lain di Jakarta," ujar Erwan, Jumat (13/2/2026).
Jalan tol sepanjang 34,76 km ini menghubungkan kawasan industri di timur Jakarta dengan Pelabuhan Tanjung Priok. Dikelola oleh CTP sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pasca menyelesaikan konstruksi dan mengoperasikan secara penuh sejak 2023.
Integrasi Kunci Jalur Logistik
Senada, Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Mahendra Rianto menegaskan, integrasi koridor wilayah logistik menjadi kunci dalam menciptakan sistem jalur logistik yang terhubung secara strategis antar kawasan industri, pusat distribusi dan pelabuhan.
"Integrasi ini tidak hanya akan meningkatkan kelancaran pengiriman barang, tetapi juga membuka ruang bagi penyesuaian dan penyelarasan tarif tol agar lebih terjangkau dan kompetitif bagi pelaku usaha," ungkapnya.
Keberadaan JTCC diklaim memiliki peran strategis dalam sistem logistik nasional. Khususnya sebagai penghubung utama antara kawasan industri di wilayah timur Jakarta seperti Bekasi, Cikarang, Karawang, dan sekitarnya dengan Pelabuhan Tanjung Priok.
"Dengan konektivitas ini, JTCC diharapkan mampu memangkas waktu tempuh dan biaya distribusi logistik secara signifikan," kata Mahendra.