Liputan6.com, Jakarta - Dua bocah asal Cilegon, Banten, nekat menjadi penumpang gelap di atas truk fuso bermuatan alat berat excavator yang melintas di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Lampung. Aksi berbahaya itu berujung petaka setelah salah satu bocah terjatuh dan mengalami luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 22.54 WIB di KM 00+800 A Tol Bakter, tepatnya di wilayah Bakauheni Selatan.
Advertisement
Manager Area Tol Bakter, Andri Pandiko menjelaskan, informasi awal diterima dari Kepala Shift Layanan Transaksi Bakauheni Selatan yang melaporkan adanya dua anak berada di bahu jalan tol.
“Mendapat laporan itu, personel Bravo Ranting 1 langsung menuju lokasi. Setibanya di sana, petugas menemukan satu anak dalam kondisi tergeletak di median jalan dengan luka, sementara satu anak lainnya berada di bahu jalan dalam kondisi selamat,” kata Andri dikonfirmasi, Kamis (5/2/2025).
Anak yang terluka diketahui bernama Bintang, sedangkan temannya bernama Sandi tidak mengalami cedera.
Dari keterangan keduanya, dijelaskan Andri, mereka menumpang truk fuso secara diam-diam tanpa sepengetahuan sopir.
"Saat truk melintas di KM 00+800 A, kedua bocah itu nekat melompat dari kendaraan yang tengah melaju," jelasnya.
Terjatuh
Nahas, Bintang terjatuh hingga pingsan di median jalan tol.
"Petugas kemudian mengevakuasi korban ke bahu jalan sebelum tim medis Ranting 1 Tol Bakter membawa Bintang ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan penanganan medis," ungkapnya.
Andri bilang, penanganan dua bocah itu telah diserahkan kepada Satlantas Polres Lampung Selatan.
“Dari hasil pendataan, kedua anak tersebut diketahui berasal dari Cilegon. Saat ini penanganan dan proses pemulangan telah dikoordinasikan oleh Satlantas Polres Lampung Selatan,” ujar Andri.
Pengawasan
Andri mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak melakukan tindakan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami mengingatkan kepada orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya. Jalan tol bukan tempat bermain atau lokasi yang aman untuk aktivitas apa pun selain berkendara. Aksi menumpang kendaraan secara diam-diam sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya,” tandasnya.