Jasad Diduga Korban KMP Tunu Pratama Kembali Ditemukan di Pantai Bali, Begini Kondisinya

Sulitnya akses menuju lokasi membuat tim harus menandu korban sejauh 3 km mengikuti garis pantai.

oleh Hermawan ArifiantoDiterbitkan 04 Februari 2026, 15:20 WIB
Kapal KN SAR Arjuna 229 saat melakukan pencarian korban tenggelam Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya, pada Jumat (4/7/2025). (Liputan6.com / Tim SAR Bali)

Liputan6.com, Jakarta - Proses evakuasi KMP Tunu Pratama Jaya terus dilakukan. Saat puing-puing mulai dievakuasi, sesosok jenazah dalam kondisi tidak utuh ditemukan mengambang di Pantai Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Rabu (4/2/2026).

Penemuan jasad ini pertama kali dilaporkan warga yang tengah beraktivitas di sekitar pantai. Laporan tersebut diterima oleh otoritas terkait pada pagi hari.

​Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo membenarkan penemuan jasad tersebut.

​"Kami menerima informasi dari warga sekitar pukul 08.14 WITA. Segera setelah itu, tim meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujar Lettu Yuli, Rabu (4/2/2026).

 

Beratnya Proses Evakuasi

Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi melakukan pengawasan persiapan pengangkatan KMP Tunu Pratama Jaya. (Dok. Tim Regional)

Proses evakuasi cukup menguras tenang mengingat medan yang sulit diakses kendaraan. Tim dari Posal Gilimanuk bersama Bhabinkamtibmas Polsek Gilimanuk terpaksa menandu jenazah menyusuri garis pantai.

"Ditandu secara manual, kurang lebih 3 kilometer menyisir pantai. Jenazah ditemukan dalam kondisi sudah tidak utuh, serupa dengan temuan-temuan sebelumnya pasca insiden kapal tersebut,"paparmya

Jasad tersebut dibawa RSUD Negara menggunakan ambulans Polri untuk proses identifikasi. Pihak medis dan tim identifikasi akan melakukan prosedur forensik untuk mencocokkan data manifest penumpang atau laporan orang hilang dari keluarga korban KMP Tunu Pratama Jaya.

​“Jenazah sudah kami evakuasi sepenuhnya dan saat ini berada di RSU Negara untuk proses identifikasi lebih lanjut,” tutup Lettu Yuli.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya