Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) melesat hingga perdagangan saham sesi kedua, Selasa (13/1/2026). Kenaikan harga saham ADRO terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang fluktuatif.
Mengutip data RTI, pada pukul 14.45 WIB, harga saham ADRO naik 5,58% ke posisi Rp 2.270 per saham. Harga saham ADRO dibuka naik 80 poin ke posisi Rp 2.230 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 2.150. Saham ADRO berada di level tertinggi Rp 2.340 dan level terendah Rp 2.180 per saham. Total frekuensi perdagangan 66.778 kali dengan volume perdagangan 4.246.468 saham. Nilai transaksi Rp 959 miliar. Kapitalisasi pasar saham perseroan tercatat Rp 66,42 triliun.
Advertisement
Berdasarkan data Google Finance, harga saham ADRO menguat 20,11% dalam lima hari terakhir. Namun, selama setahun terakhir, harga saham ADRO melemah 3,4%.
Sementara itu, IHSG melemah 0,07% ke posisi 8.878. Indeks saham LQ45 menguat 0,86% ke posisi 874. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Pada sesi kedua perdagangan saham, IHSG berada di level tertinggi 8.956.72 dan level terendah 8.841,01. Sebanyak 322 saham menguat dan 356 saham melemah. 126 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 3.180.921 kali dengan volume perdagangan saham 51,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 26,5 triliun.
Mayoritas sektor saham tertekan. Sementara itu, sektor saham industri bertambah 2,17%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham basic mendaki 1,18% dan sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,66%, sektor saham properti menguat 0,05%.
Di sisi lain, sektor saham consumer siklikal tergelincir 1,67%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi melemah 1,11%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,18%, sektor saham keuangan merosot 0,06%.
Selain itu, sektor saham teknologi melemah 0,57%, sektor saham infrastruktur terperosok 0,31% dan sektor saham transportasi anjlok 1,02%.
ADRO Tebar Dividen Interim 2025 Rp 145 per Saham
Sebelumnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan kurs konversi dividen interim tahun buku 2025. Dengan demikian, perseroan akan membagikan dividen interim Rp 145 per saham.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (4/1/2025), perseroan menyebutkan kurs konversi yang digunakan untuk pembagian dividen tunai interim itu mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia pada 2 Januari 2026 senilai Rp 16.720.
Seiring hal itu, jumlah keseluruhan dividen tunai interim yang akan dibagikan perseroan dalam mata uang rupiah Rp 4,18 triliun untuk 28.800.494.200 saham. Jumlah itu setara Rp 145 per saham.
“Tidak ada dampak yang signifikan atas informasi ini terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan,” ujar Sekretaris Perusahaan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, Maharani Cindy Opssedha.
Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 2 Januari 2026, harga saham ADRO naik 0,55% ke posisi Rp 1.820 per saham. Saham ADRO dibuka stagnan di posisi Rp 1.810. Harga saham ADRO berada di level tertinggi Rp 1.825 dan terendah Rp 1.810 per saham. Total frekuensi perdagangan 18.641 kali dengan volume perdagangan saham 589.730 saham. Nilai transaksi Rp 107,3 miliar.
Jadwal Pembayaran Dividen Interim
Sebelumnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) akan membagikan dividen interim USD 250 juta. Pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025 sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 17 Desember 2025.
Perseroan membagikan dividen interim 2025 dengan mempertimbangkan data keuangan per 30 September 2025 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD 301,58 juta, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar USD 3,32 miliar dan total ekuitas perseroan USD 5,15 juta.
Berikut jadwal pembagian dividen interim perseroan:
- Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 29 Desember 2025
- Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 30 Desember 2025
- Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 2 Januari 2026
- Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 5 Januari 2026
- Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai pada 2 Januari 2026 waktu 16:00.
- Tanggal pembayaran dividen pada 15 Januari 2026
Emiten ADRO Beli 231 Juta Saham ADMR, Segini Nilainya
Sebelumnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menambah kepemilikan saham di PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pada pertengahan Oktober 2025.
Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (18/10/2025), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) membeli 231 juta saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pada 16 Oktober 2025. Harga pembelian saham ADMR sebesar Rp 1.435 per saham. Dengan demikian, ADRO merogoh kocek Rp 331,48 miliar untuk membeli saham ADMR.
“Untuk melakukan investasi tambahan pada ADMR, dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.
Dengan pembelian saham ADMR itu, ADRO memiliki 34.756.541.100 saham ADMR atau setara 85,01%. Sebelumnya Perseroan mengenggam 34.525.541.100 saham ADMR atau setara 84,45%.