Info Banjir Jakarta: KRL Masih Terganggu Imbas Genangan di Lintas Angke-Kampung Bandan

KAI Commuter masih melakukan rekayasa pola operasi seiring ada genangan di Stasiun Angke dan Kampung Bandan.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 12 Januari 2026, 17:07 WIB
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menyesuaikan jadwal dan perjalanan Commuterline atau Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Bandara Soekarno-Hatta. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) masih menerapkan pola operasi khusus pada KRL lintas Cikarang. Mengingat masih ada genangan yang terjadi di antara Stasiun Angke dan Stasiun Kampung Bandan. Hal ini seiring imbas banjir Jakarta.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengamini masih ada lintas KRL Jabodetabek yang terdampak banjir Jakarta. Maka, pola operasi masih diberlakukan sejak Senin (12/1/2026), pagi tadi.

"Karena masih ada genangan di lintas Kampung Bandan - Angke, jadi kami masih lakukan rekayasa pola operasi ya," ungkap Karina saat dihubungi Liputan6.com, Senin (12/1/2026).

Informasi, KRL Commuter Line Cikarang, lintas Kampung Bandan-Angke tergenang banjir sejak pagi. Alhasil perjalanan masih ditahan sementara dan diberlakukan pola operasi khusus.

Perjalanan diatur hanya sampai Stasiun Angke untuk kembali ke Bekasi/Cikarang via Manggarai, dan hanya sampai Stasiun Kemayoran untuk kembali ke Bekasi/Cikarang via Pasar Senen.

"Operasional Commuter Line Cikarang pagi ini diberlakukan operasi berpola memutar sebagian, baik yang dari arah Pasar Senen maupun dari Manggarai. Perjalanannya hanya sampai Stasiun Angke dan Stasiun Kemayoran untuk kembali ke Bekasi/Cikarang,” tutur Manager Public Relation KAI Commuter, Leza Arlan.

Lintas Tanjungpriok Juga Terdampak

KAI Commuter juga mencatat, pada 10.00 WIB imbas genangan air ini juga mengakibatkan terganggunya layanan perjalanan Commuter Line Tanjung Priok yang mengalami keterlambatan saat akan masuk Stasiun Jakarta Kota dan layanan Commuter Line Bogor yang juga mengalami keterlambatan saat akan masuk Stasiun Jakarta Kota.

Untuk layanan perjalanan Commuter Line Tanjung Priok hingga pukul 10.30 WIB dihentikan sementara, imbas genangan air yang terjadi di sekitar Stasiun Kampung Bandan. 

"Guna keselamatan perjalanan commuter line lintas tersebut, sementara ini tidak jalankan sampai dengan kondisi lintas dapat dilalui kembali oleh perjalanan Commuter Line,” kata Leza.

 

Ada Pohon Tumbang

Ilustrasi pohon tumbang di Jakarta (Istimewa)

Sebelumnya pada lintas Ancol – Kampungbandan terdapat pohon yang tumbang mengarah ke jalur rel dikarenakan curah hujan dengan angin kencang sekitar pukul 08.40 WIB. Hal ini mengakibatkan lintas tersebut tidak bisa dilalui perjalanan Commuter Line Tanjungpriok. Proses penanganan pohon tumbang telah selesai ditangani oleh pihak terkait, dan jalur rel bisa kembali dilalui kereta. 

Dampak dari kejadian tersebut KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi Commuter Line Tanjung Priok hingga pukul 09.12 WIB dengan membatalkan empat perjalanan Commuter Line Tanjungpriok untuk tujuan Jakarta Kota maupun tujuan Tanjungpriok. 

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya pada hari ini, kami tetap mengutamakan keselamatan perjalanan commuter line dan untuk pengguna diharapkan selalu ikuti arahan petugas di Stasiun," ujar Leza.

 

Info Banjir Jakarta, Tol Sedyatmo Kerahkan 7 Pompa Tangani Debit Air

Ruas Tol Sedyatmo banjir imbas tingginya curah hujan sejak Minggu, 11 Januari 2026 di kawasan Jabodetabek. (Dok. Jasa Marga)

Sebelumnya, sebagai upaya percepatan penangan banjir di Ruas Tol Sedyatmo imbas tingginya curah hujan sejak Minggu, 11 Januari 2026 di kawasan Jabodetabek, Jasamarga Metropolitan Tollroad melalui Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melakukan upaya optimalisasi pompa di lapangan.

Saat ini di lapangan telah berjalan total 7 pompa dengan rincian 3 pompa berada di Off Ramp GT Pluit 3 dan 4 pompa di Off Ramp Cengkareng Business Center (CBC). Untuk mempercepat pengurangan debit air, sejak pukul 12.00 WIB, juga telah dioperasikan pompa mobile sebanyak 1 unit di kedua lokasi tersebut. Sehingga saat ini total ada 9 pompa yang bekerja di lapangan.

Senior Manager Representative Office 2 Ginanjar Bekti menyampaikan bahwa tingginya limpasan air dari kawasan sekitar ke saluran air jalan tol semakin menyulitkan kerja pompa di lapangan.

"Kami berupaya semaksimal mungkin mempercepat penanganan genangan dengan optimalisasi 9 unit pompa, karena limpasan air dari kawasan melalui saluran air jalan tol cukup tinggi. Kami juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian untuk pengaturan lalu lintas," ujar Ginanjar.

Ginanjar juga berpesan agar pengguna jalan dapat memanfaatkan akses lain sebagai jalur alternatif menghindari genangan di Ruas Tol Sedyatmo, terutama yang menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta dengan melewati Ruas Tol JORR 2 atau mods transportasi lainnya.

Perbaharui informasi lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group melalui call center 24 jam Jasa Marga di 14080, media sosial resmi Jasa Marga dan aplikasi TRAVOY.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya