Seskab Teddy Rapat dengan Mendagri Tito, Bahas Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menghadiri undangan rapat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Kemendagri, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 08 Januari 2026, 20:25 WIB
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya menghadiri undangan rapat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. (Instagram Sekretariat Kabinet)

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menghadiri undangan rapat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnaviann di Kemendagri, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Pertemuan ini membahas soal rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatra Utata, dan Sumatra Barat.

Rapat tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, dan Kepala Staf Umum TNI selaku Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Tampubolon. Hadir pula Sekjen setiap kementerian yang hadir.

"Pertemuan tersebut adalah tindak lanjut cepat atas arahan Presiden yang menunjuk Mendagri selalu Ketua Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi," kata Teddy dikutip di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Kamis (8/1/2026).

Dalam rapat itu, Tito melaporkan tim sudah bekerja aktif mengoordinasikan petugas yang sudah berada di lokasi terdampak bencana dan menyempurnakannya dengan rencana cepat kedepan.

Sementara itu, Teddy menyampaikan pemerintah sudah bekerja sangat cepat dan masif dalam 1 bulan pertama. Dia memaparkan data dan fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa 72 dari 78 jalan nasional di Sumatra sudah tersambung.

Kemudian, 15 jembatan besar tersambung, 1.100 unit hunian sudah siap, seluruh rumah sakit (87 unit) dan 860 puskesmas sudah melayani pasien. Selanjutnya, sekolah, pasar dan kegiatan ekonomi telah berjalan secara berkala.

"Untuk itu, memasuki bulan kedua pada akhir Januari ini, percepetan dan perencanaan yang strategis akurat harus segera dieksekusi, terlebih dengan adanya Satgas ini," ucap Teddy.

 

Langsung Bekerja

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). (Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).

Menurut Seskab Teddy, Tito juga langsung bekerja usai ditunjuk Presiden Prabowo menjadi Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Khususnya, kata dia, melakukan proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak sesuai rencana strategis.

"Setelah menerima penugasan dari Presiden, Mendagri langsung mengontrol dan mengoordinasi pelaksanaan pemulihan keadaan sesuai rencana strategis yang telah dibuat," tutur Teddy.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra. Prabowo menunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjadi ketua.

Sementata itu, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon ditunjuk menjadi wakil ketua. Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menjadi Ketua Dewan Pengarah Satgas.

"Bapak Presiden telah memutuskan untuk membentuk satuan tugas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di 3 provinsi, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat," kata Prasetyo usai taklimat awal tahun atau retret kabinet merah putih yang digelar Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa 6 Januari 2026.

"Dan beliau menunjuk Bapak Tito Karvanian Medagri sebagai ketua satgas, yang didamlingi wakil ketua satgas Bapak Richard Tampubolon. Kemudian dibantu dewan pengarah yang akan diketuai Menko PMK," sambungnya.

Dia menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra memiliki dampak yang cukup luas. Prabowo meyakini Tito sebagai Mendagri mampu berkoordinasi dengan baik proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

"Jadi pertimbangannya karna bencana kali ini yamg terdampak di 3 provinsi yang cukup luas dan dalam kapasitas beliau sebagai Menteri Dalam Negeri, Bapak Presiden memilki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah Mendagri dapat dikoordinasilan lebih baik," kata Tito.

 

Prabowo Tak Berikan Target Kerja

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat Rapat Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana di Kota Banda Aceh, Aceh, Selasa (30/12/2025). (Dok. Istimewa)

Menurut Tito, Presiden Prabowo tidak memberikan target kerja untuk satgas percepatan rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Namun, satgas diminta memprioritaskan membangun hunian sebanyak-banyaknya untuk masyarakat terdampak bencana.

"Kalau target secepat-cepatnya, tahapan sudah ada, untuk prioritas pertama tentunya adalah sesegera mungkin dibangun sebanyak banyaknya hunian-hunian bagi saudara kita yang sekarang masih ada di pengungsian," tutur Prasetyo.

Sementara itu, Tito Karnavian menyampaikan satgas yang dipimpinnya akan fokus melakukan pemulihan infrastruktur pascabencana. Mulai dari, kantor pemerintahan, fasilitas pendidikan, pembangunan jalan, hingga perumahan.

"Ya melihat apa yang darurat mulai pemulihan infrastruktur, pendidikan pemerintahan pembangunan jalan, kemudian masalah perumahan, kemudian masalah fasilitas kesehatan, pelayanan publik, ya semua," kata Tito.

Dia menyebut satgas hanya menangani rehabilitasi dan rekonstruksi di 52 kabupaten/kota di 3 provinsi Sumatra terdampak bencana. Tito segera melakukan rapat bersama wakil ketua satgas untuk membahas langkah-langkah kedepan.

"Jadi (Rabu) besok saya akan rapat berdua untuk menentukan apa langkah-langkah dan struktur," tandas Tito.

Infografis Kontroversi Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana Berujung Minta Maaf. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya