Harga Emas Terbang Tinggi Hari Ini 3 Januari 2026, Harga Perak Cetak Rekor Termahal

Simak ulasan harga emas dan harga perak hari ini 3 Januari 2026

oleh Septian DenyDiterbitkan 03 Januari 2026, 06:45 WIB
Ilustrasi harga emas dunia (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Emas memulai sesi perdagangan perdana di 2026 dengan melanjutkan kenaikan besar yang diraih pada tahun 2025. Harga emas dunia melonjak karena ketegangan geopolitik dan ekspektasi penurunan suku bunga AS membuat permintaan emas tetap tinggi.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (3/1/1/2026), harga emas di pasar spot stabil di USD 4.313,29 per ons, setelah sempat naik hingga USD 4.402,06 di awal sesi perdagangan. Sedangkan harga emas batangan mencapai rekor tertinggi yaitu di level USD 4.549,71 per ons pada 26 Desember, dan mencatat kenaikan 64% pada tahun 2025.

Kontrak harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup turun 0,3% ke level USD 4.329,6 per ons.

“Kita terus melihat pasar membicarakan tentang pemotongan suku bunga pada bulan Maret dan mungkin pemotongan lainnya di akhir tahun ini... kombinasi itu dengan pembicaraan signifikan tentang potensi risiko pasar akibat tarif dan utang AS yang berkelanjutan semuanya mendorong harga emas, perak, platinum, dan paladium naik,” kata Kepala Strategi Komoditas Global di TD Securities, Bart Melek.

Pasar memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed sebesar seperempat poin, sehingga emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi lebih menarik bagi investor.

Emas, aset yang secara tradisional dianggap sebagai tempat berlindung yang aman, juga didukung oleh berita tentang kerusuhan di Iran dan belum adanya kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina hingga saat ini, serta isu-isu seputar Gaza.

“Secara teknis, target harga naik berikutnya bagi para pelaku pasar yang optimistis terhadap kontrak berjangka emas Februari adalah mencapai penutupan di atas level resistensi yang kuat pada harga tertinggi kontrak/rekor di USD 4.584,” kata Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.

Di tempat lain, emas fisik diperdagangkan dengan harga premium di India dan China untuk pertama kalinya dalam sekitar dua bulan.

 

Harga Perak

(Ilustrasi perak-silver by AI)

Harga perak di pasar spot naik 0,7% menjadi USD 71,77/oz, setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di USD 83,62 pada hari Senin. Platinum melonjak 3,5% menjadi USD 2.125,80 per oz, setelah naik ke titik tertinggi sepanjang masa di USD 2.478,50, juga pada hari Senin.

Kedua logam tersebut mengungguli emas pada tahun 2025, dengan perak naik lebih dari 147%, didorong oleh penetapannya sebagai mineral penting AS, kekurangan pasokan, dan persediaan yang rendah ketika permintaan industri dan investasi kuat. Platinum naik 127% tahun lalu.

Palladium naik hampir 2% menjadi USD 1.636,43 per ons, setelah menutup tahun sebelumnya dengan kenaikan 76%, kenaikan terbesar dalam 15 tahun terakhir.

Menyusul reli akhir tahun, semua logam mulia diperkirakan akan mencatat kerugian mingguan. 

Harga Perak Antam Melaju di Awal Tahun 2026, Tembus Rp 44.565 per Gram

(Ilustrasi perak-silver by AI)

Sebelumnya, memasuki awal tahun 2026, pasar logam mulia kembali menunjukkan dinamikanya, dengan harga perak Antam mencatat kenaikan yang signifikan. Pada Jumat, 2 Januari 2026, harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau menguat, mencapai level Rp 44.565 per gram. Kenaikan ini menjadi sorotan bagi para investor dan pengamat pasar komoditas.

Lonjakan harga perak Antam ini tercatat sebesar Rp 700 dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Pergerakan harga yang fluktuatif ini menunjukkan respons pasar terhadap berbagai faktor ekonomi global maupun domestik yang memengaruhi permintaan dan penawaran logam perak.

Sebelumnya, pada Kamis, 1 Januari 2026, harga perak Antam sempat berada di posisi Rp 43.865 per gram, setelah mengalami penurunan cukup dalam. Volatilitas harga ini menjadi karakteristik utama pasar logam mulia, termasuk perak, yang seringkali dijadikan aset lindung nilai.

Pergerakan Harga Perak Antam di Awal Januari 2026

(Ilustrasi perak-silver by AI)

Data terbaru menunjukkan bahwa pada Jumat, 2 Januari 2026, harga perak Antam berhasil melonjak Rp 700, menempatkannya pada angka Rp 44.565 per gram. Kenaikan ini dipantau langsung dari laman resmi Logam Mulia, situs yang menjadi acuan utama bagi transaksi logam mulia di Indonesia.

Namun, pergerakan positif ini didahului oleh koreksi harga. Pada Kamis, 1 Januari 2026, harga perak Antam justru tercatat turun Rp 1.900, mencapai Rp 43.865 per gram. Fluktuasi ini mengindikasikan adanya sentimen pasar yang berubah-ubah dalam waktu singkat.

Menariknya, pada penutupan tahun sebelumnya, tepatnya Rabu, 31 Desember 2025, harga perak Antam masih bertengger di level yang lebih tinggi, yaitu Rp 45.765 per gram. Perbandingan ini menunjukkan bahwa awal tahun 2026 diawali dengan penurunan yang kemudian berhasil dikoreksi positif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya