Saham BBRI Melemah pada Penutupan Sesi I Jumat 2 Januari 2026

Hari pertama perdagangan tahun 2026 menunjukkan pergerakan menarik pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan saham BBRI, di tengah sentimen dividen interim.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 02 Januari 2026, 13:20 WIB
Harga saham BBRI pada perdagangan hari ini dibuka di angka Rp 3.660, tak berubah jika dibanding dengan penutupan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI sempat menguat di awal perdagangan hari ini Jumat, (2/1/2026). Namun menjelang penutupan perdagangan sesi I, saham BBRI mengalami tekanan. Hari ini merupakan hari perdagangan perdana di tahun 2026.

Mengutip data RTI, harga saham BBRI pada perdagangan hari ini dibuka di angka Rp 3.660, tak berubah jika dibanding dengan penutupan sebelumnya. Pada penutupan sesi I, saham BBRI turun 30 poin atau o,82 persen ke Rp 3.630.

Saham BBRI berada di level tertinggi Rp 3.670 dan level terendah Rp 3.620 per saham. Total frekuensi perdagangan 42.888 kali dengan volume perdagangan 1.293.937 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 438,4 miliar.

Berdasarkan data Google Finance, selama lima hari terakhir, harga saham BBRI melemah 3,46%. Sedangkan dalam periode yang lebih panjang yaitu satu bulan, saham BBRI melemah 2,16%

Sedangkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau pada perdagangan perdana tahun 2026. Pada perdagangan hari ini, Presiden Prabowo dijadwalkan hadir tetapi batal.

Mengutip data RTI, Jumat (2/1/2026), IHSG hari ini dibuka melonjak ke posisi 8.676,74 dari penutupan sebelumnya 8.646,93. Pada pukul 09.15 WIB, IHSG masih menguat 37,99 poin atau 0,44 persen ke level 8.684,07.

IHSG Menguat di Awal Tahun 2026

Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan perdana tahun 2026 dengan optimisme, dibuka melonjak ke posisi 8.676,74 dari penutupan sebelumnya 8.646,93. Penguatan ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap prospek ekonomi di tahun yang baru. Pada pukul 09.15 WIB, IHSG tercatat masih menguat 37,99 poin atau 0,44 persen, mencapai level 8.684,07.

Penguatan IHSG ini terjadi meskipun ada kabar pembatalan kehadiran Presiden Prabowo yang semula dijadwalkan hadir pada hari perdagangan tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa fundamental pasar mungkin lebih dominan dalam mendorong pergerakan indeks di awal tahun. Investor tampak menyambut tahun baru dengan harapan akan kinerja pasar yang lebih baik.

Dividen Interim BBRI: Sentimen Positif di Tengah Fluktuasi

Penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (4/7/2024) menunjukan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Salah satu faktor penting yang memengaruhi pergerakan saham BBRI pada 2 Januari 2026 adalah jadwal pembagian dividen interim. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp 137 per saham.

Tanggal pencatatan (recording date) bagi pemegang saham yang berhak atas dividen ini jatuh pada 2 Januari 2026, dengan pembayaran dividen interim dijadwalkan pada 15 Januari 2026. Pengumuman dividen ini sebelumnya sempat membuat saham BBRI menguat pada perdagangan 18 Desember 2025, ditutup naik 0,80% ke posisi Rp 3.780 per saham.

Namun, sentimen dividen ini tidak sepenuhnya mampu menahan tekanan jual di hari pertama perdagangan 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya