Liputan6.com, Jakarta - Memasuki masa libur Nataru (Natal dan Tahun Baru 2026), PT PLN (Persero) menyiapkan 4.516 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di berbagai wilayah.
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengungkapkan persiapan SPLKU sebagai antisipasi lonjakan penggunaan kendaraan listrik jelang libur Nataru 2025/2026.
Advertisement
“Sesuai arahan Presiden dan Menteri ESDM, PLN menyiagakan SPKLU sebagai bagian dari antisipasi lonjakan penggunaan kendaraan listrik selama periode Nataru, agar layanan pengisian listrik dapat berjalan lancar,” ujar Darmawan Prasodjo. Demikian seperti dikutip dari Antara.
PLN menempatkan SPKLU di lokasi-lokasi strategis guna memastikan perjalanan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik dapat lancar dan terencana hingga tujuan akhir.
Pasalnya, tahun ini, PLN menambah SPKLU di jalur mudik Sumatra-Jawa-Bali, tiga kali lipat dibanding tahun lalu.
Total penambahan tersebut menunjukkan 1.515 unit SPKLU yang tersebar di 865 titik di ruas tol maupun non-tol, sepanjang jalur mudik.
Dengan jarak antar-SPKLU yang semakin berdekatan, yaitu sekitar 22 kilometer, memudahkan para pengguna kendaraan listrik agar tidak khawatir kehabisan daya di jalan.
Hal tersebut juga sebagai langkah nyata dalam meminimalisir potensi antrean panjang di area pengisian daya.
Pasalnya, pemudik yang menggunakan kendaraan listrik diperkirakan meningkat signifikan. Pada tahun lalu saja, terdapat sekitar 12.000 pemudik yang menggunakan mobil listrik, dan berpotensi menjadi sekitar 26.000 di tahun 2025.
Melalui hal tersebut, Darmawan melakukan peninjauan sebagai antisipasi lonjakan penggunaan kendaraan listrik selama periode Nataru 2025/2026.
“Dengan kesiagaan yang menyeluruh, kami dapat mengantisipasi lonjakan penggunaan EV sekaligus mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia,” jelas Darmawan.
Fitur Penting PLN Mobile
SPKLU yang tersebar di beberapa titik strategis dapat diketahui lokasinya melalui aplikasi PLN Mobile. Terdapat fitur lokasi dan Trip Planner agar memudahkan pengguna mobil listrik dalam merencanakan perjalanan.
Fitur lokasi di dalam aplikasi PLN mobile memperlihatkan titik SPKLU juga ketersediaan unit secara real time dengan informasi kapasitas mesin pengisian secara lengkap.
Sementara, fitur trip planner memudahkan pengguna mobil listrik dalam mencari lokasi SPKLU sekaligus layanan pengaduan 24 jam.
Belum lama ini juga di bulan Desember 2025, PLN meluncurkan fitur Antreev di dalam aplikasi PLN Mobile yang berguna untuk melihat antrean SPKLU secara real time.
Lebih jauh, pengguna mobil listrik juga dapat menggunakan SPKLU Mobile atau unit pengisian daya yang tidak dipasangkan secara permanen di satu lokasi dan bisa dipindahkan sesuai keinginan.
PLN menyediakan SPKLU Mobile tersebut sebanyak 15 unit di sejumlah jalur mudik krusial agar respons dapat dilakukan secara intensif.