Wisatawan Diminta Hindari Area-Area Tertentu Usai Bentrok Thailand dan Kamboja Kembali Memanas

Pertempuran tersebut berpusat di Provinsi Surin, Thailand, dan Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja–kedua belah pihak saling menyalahkan pihak yang melepaskan tembakan pertama.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 10 Desember 2025, 07:00 WIB
Diketahui, militer Thailand kembali melancarkan serangan udara terhadap wilayah Kamboja, menargetkan infrastruktur militer, gudang senjata, pusat komando, dan jalur logistik, sebagai upaya menghentikan serangan dari pasukan Negeri Seribu Pagoda itu. Tampak dalam foto, warga berkumpul di luar sebuah kuil setelah dievakuasi menyusul bentrokan di sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand, di provinsi Siem Reap pada Selasa 9 Desember 2025. (TANG CHHIN SOTHY/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Wisatawan diimbau menjauhi beberapa wilayah di Thailand dan Kamboja setelah konflik kembali meletus antara kedua negara. Pertempuran di perbatasan telah menewaskan empat warga Kamboja dan seorang tentara Thailand, serta memaksa puluhan ribu orang meninggalkan rumah mereka.

Korban tewas terjadi selama baku tembak di wilayah perbatasan yang disengketakan, melansir Metro.co.uk, Selasa (9/12/2025). Militer Thailand menuduh pasukan Kamboja melepaskan tembakan, menewaskan seorang tentara dan melukai beberapa lainnya.

Kamboja mengatakan, tentara Thailand menembak terlebih dahulu, dan semua korban Kamboja adalah warga sipil. Sejak saat itu, angkatan udara Thailand telah melancarkan serangan udara yang menurutnya hanya menargetkan "militer," dan menegaskan bahwa pengeboman "yang sangat tepat" itu tidak mengenai warga sipil.

Kementerian Luar Negeri Inggris saat ini menyarankan untuk tidak melakukan "semua perjalanan kecuali yang penting" ke mana pun dalam jarak 48 km dari perbatasan. Artinya, wisatawan dan backpacker harus menghindarinya dan melakukan hal itu akan membatalkan sebagian besar asuransi perjalanan yang mungkin telah mereka beli.

Saran yang sama juga berlaku untuk beberapa provinsi di Thailand selatan, dekat perbatasan dengan Malaysia, di mana masih terdapat risiko serangan teror. Ini adalah kedua kalinya tahun ini konflik perbatasan berubah jadi kekerasan, menyusul konfrontasi antara tentara yang berujung maut pada Mei.

Sebanyak 12 orang, termasuk seorang anak laki-laki berusia delapan tahun, tewas dalam bentrokan yang terjadi setelahnya. Pertempuran tersebut berpusat di Provinsi Surin, Thailand, dan Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja–kedua belah pihak saling menyalahkan pihak yang melepaskan tembakan pertama.

 

Konflik Perbatasan

Menteri Informasi Kamboja, Neth Pheaktra, pada Senin (8/12/2025) mengatakan empat warga sipil tewas dan sembilan orang lainnya terluka dalam konflik perbatasan Kamboja-Thailand. Tampak dalam foto, warga berkumpul di luar sebuah kuil setelah dievakuasi menyusul bentrokan di sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand, di provinsi Siem Reap pada Selasa 9 Desember 2025. (TANG CHHIN SOTHY/AFP)

Sebuah jet F-16 telah dikerahkan Thailand, menembaki Kamboja beberapa kali dan menghancurkan sebuah target militer. Sementara itu, artileri dan roket telah ditembakkan dari pihak Kamboja.

Konflik ini telah berlangsung selama berbulan-bulan, dengan hubungan diplomatik yang memburuk. Faktanya, perselisihan di wilayah tersebut telah berlangsung hampir satu abad.

Tidak seorang pun tahu apakah hal ini akan memanas dan menjadi perang besar. Tapi, Kamboja telah mengonfirmasi bahwa mereka akan memulai wajib militer paling cepat tahun depan.

Inti konfliknya adalah perbedaan interpretasi terhadap peta era kolonial yang dibuat lebih dari satu abad lalu dalam perjanjian antara Siam (Thailand modern) dan Prancis, yang saat itu menguasai Kamboja.

Sumber Konflik Thailand-Kamboja

Sebelumnya, Kamboja dan Thailand telah menyepakati gencatan senjata tanpa syarat pada 28 Juli 2025, setelah baku tembak pada Mei 2025 menewaskan satu prajurit Kamboja, dan konflik meluas ke 12 titik perbatasan pada Juli 2025. Tampak dalam foto, warga beristirahat di dalam kuil setelah dievakuasi menyusul bentrokan di sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand, di provinsi Siem Reap pada Selasa 9 Desember 2025. (TANG CHHIN SOTHY/AFP)

Kamboja telah menggunakan peta tahun 1907 sebagai referensi untuk mengklaim wilayah, tapi Thailand berpendapat bahwa peta itu tidak pernah diterima secara resmi. Ketidakjelasan ini menyebabkan dikeluarkannya putusan Mahkamah Internasional (ICJ) pada 1962, yang memberikan tanah dan kuil abad ke-11 Preah Vihear pada Kamboja.

Sengketa perbatasan telah lama menyebabkan ketegangan antara kedua negara tetangga, tapi gerakan nasionalis semakin memperparahnya. Hubungan dua negara mencapai titik terendah pada Mei 2025 setelah seorang tentara Kamboja terbunuh dalam konfrontasi bersenjata di wilayah perbatasan yang disengketakan.

Pekan lalu, Kamboja menurunkan hubungan diplomatik dengan Thailand ke tingkat terendah, mengusir duta besar Thailand dan menarik staf Kamboja dari kedutaannya di Bangkok.

Penangguhan Perbatasan Thailand-Kamboja

Serangan terjadi setelah insiden tembak-menembak yang dilaporkan melukai dua prajurit Thailand sehari sebelumnya. Tampak dalam foto, warga makan siang di luar sebuah kuil setelah dievakuasi menyusul bentrokan di sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand, di provinsi Siem Reap pada Selasa 9 Desember 2025. (TANG CHHIN SOTHY/AFP)

Sehari sebelumnya, Thailand menarik duta besarnya dan mengusir diplomat tinggi Kamboja sebagai protes terhadap lima tentara Thailand yang terluka dalam ledakan ranjau darat, salah satunya kehilangan sebagian kakinya. Thailand sejak itu menutup semua titik perbatasannya dengan tetangganya.

Pertempuran pecah di dekat kuil Khmer Hindu Ta Muen Thom, di sepanjang perbatasan Provinsi Surin di Thailand dan Provinsi Oddar Meanchey di Kamboja.

Militer Thailand mengatakan tentara Kamboja telah melepaskan tembakan di dekat kuil, dan mengerahkan pesawat nirawak pengintai. Pasukan tambahan, yang dipersenjatai dengan senjata berat, termasuk peluncur roket BM-21 dan artileri, dikerahkan tidak lama setelahnya.

Ada juga ranjau darat yang belum meledak di daerah perbatasan. Tetaplah di jalur yang ditandai, terutama di sekitar Ta Krabey. Saat artikel ini ditulis, perbatasan darat dan penyeberangan antara Kamboja dan Thailand ditangguhkan sementara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya