IHSG Dibuka Naik Tipis 9 Desember 2025, Sektor Teknologi Topang Penguatan

Pada awal sesi perdagangan IHSG bergerak menguat tipis, IHSG berada di level tertinggi 8.749,26 dan level terendah 8.703,61.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 09 Desember 2025, 09:40 WIB
Layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,34% ke level 5.014,08 pada pembukaan perdagangan sesi I, Senin (8/6). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada perdagangan saham Selasa, (9/12/2025). IHSG hari ini menguat di tengah bursa saham Asia Pasifik yang berada di dua arah.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka di posisi 8.743,20 dari penutupan sebelumnya di level 8.710,69. Pada pukul 09.28 WIB, IHSG maish menghijau dengan naik tipis 0,12% ke posisi 8.719,10. Namun, iindeks saham LQ45 melemah 0,06% ke posisi 854. Sebagian besar indeks saham acuan terbakar.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 8.749,26 dan level terendah 8.703,61. Sebanyak 226 saham menguat sehingga angkat IHSG. Selain itu 305 saham melemah dan 177 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 676.019 kali dengan volume perdagangan saham 10,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.673.

Dari 11 sektor saham, sektor saham teknologi penguat paling tinggi dengan naik 2,04 persen dan disusul sektor keuangan yang menguat 0,45 persen.

Bursa Asia-Pasifik dibuka bergerak variatif pada perdagangan Selasa pagi ini. Pergerakan ini mengikuti pelemahan di Wall Street, sementara investor menahan diri menjelang keputusan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) pada 10 Desember waktu setempat.

Di Jepang, Nikkei 225 dibuka menguat 0,13%, sementara indeks Topix naik 0,29%. Sebaliknya, Kospi dan Kosdaq Korea Selatan bergerak turun tipis.

IHSG Hari Ini 9 Desember 2025 Diprediksi Lesu

Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Selasa, (9/12/2025). IHSG hari ini akan bergerak di 8.650-8.750. Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG naik 0,09% disertai dengan aksi beli saham oleh investor asing Rp 438 miliar pada Senin, 8 Desember 2025. Saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing antara lain BMRI, GOTO, BUMI, AMRT dan IMPC.

"IHSG berpotensi koreksi hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.650-8.690 dan level resistance 8.730-8.750 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Sementara itu, Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar menuturkan, overbought extrem, waspadai potensi koreksi IHSG. Ia mengatakan, seluruh indikator berada di area jenuh beli, IHSG berpotensi mengalami konsolidasi menuju 8.650-8.600 sebelum kembali menguji resistance. “Selama harga bertahan di atas 8.568, tren naik jangka pendek tetap kuat,” kata dia.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), PT Astra International Tbk (ASII), PT Black Diamond Resources Tbk (COAL), dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya