Penyidik KPK Masih di Arab, Sisir Riyadh-Mina untuk Dalami Korupsi Kuota Haji Tambahan

Penyidik sudah mendatangi Riyadh, Jeddah, hingga Mina, Pemeriksaan dilakukan di berbagai titik, termasuk hotel dan layanan transportasi yang berkaitan dengan tambahan kuota tersebut.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 06 Desember 2025, 11:23 WIB
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berada Arab Saudi untuk mendalami dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut penyidik terus bergerak dari satu titik ke titik lain untuk mengecek kondisi di lapangan.

Asep mengatakan, dari laporan foto dan dokumentasi yang diterima, penyidik sudah mendatangi Riyadh, Jeddah, hingga Mina, Pemeriksaan dilakukan di berbagai titik, termasuk hotel dan layanan transportasi yang berkaitan dengan tambahan kuota tersebut.

"Belum (pulang). Jadi sedang diceklah tempat yang di mana jemaah-jemaah itu terkonsentrasi. Salah satu itu kan ini. Betul. Hotel, transportasi kemudian juga secara lain," kata dia kepada wartawan, Jumat (5/12/2025).

Menurut Asep, keberangkatan penyidik ke Arab Saudi bukan tanpa dasar. Ia menyebut penyidii saat ini tengah memeriksa ketersediaan fasilitas yang menampung kuota tambahan.

"Jadi kita akan membuktikan atau akan mencari informasi apakah fasilitas yang di sana itu memang benar tersedia. Karena kami memiliki pemahaman bahwa ketika negara dalam hal ini, Arab Saudi memberikan kuota, sudah pasti sudah siap dengan fasilitasnya," ujar dia.

 

Kumpulkan Data

Asep menepis anggapan kunjungan penyidik ini untuk membantah pernyataan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Menurutnya, penyidik hanya mengumpulkan data untuk mengecek kesesuaian antara kebijakan dan kondisi lapangan.

Selama berada di Arab Saudi, tim KPK mendapat pendampingan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Haji Arab Saudi, serta KBRI Riyadh.

"Perlihatkan mana saja batas-batas di Mina itu untuk haji reguler dan lain-lain. Semuanya dibantu," ucap dia.

 

Penyidikan

Asep penyidikan masih berjalan. Dia meminta publik menunggu hingga seluruh data terkumpul.

"Ini kan belum selesai, kami datang ke sana, belum selesai. Jadi ditunggu saja, saya belum bisa berandai-andai," tandas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya