Ada Laga Persija vs PSIM Malam Ini, Pengendara Diimbau Hindari Kawasan GBK

Polda Metro Jaya mengimbau para pengendara agar menghindari ruas jalan di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjelang pertandingan Persija vs PSIM.

oleh Tim NewsDiterbitkan 28 November 2025, 17:30 WIB
Superter Persija Jakarta, The Jakmania, memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta untuk menyaksikan duel tim kesayangannya melawan PSS Sleman pada pekan ke-34 BRI Liga 1, Sabtu (15/4/2023) malam WIB. Kehadiran The Jakmania berhasil membantu Persija menang 5-0 atas PSS. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi). 

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengimbau para pengendara agar menghindari ruas jalan di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjelang pertandingan Persija vs PSIM.

Diketahui, pertandingan lanjutan BRI Super League ini bakal digelar, pada Jumat (28/11/2025) malam ini.

“Ya kita sudah memberitahukan kepada seluruh masyarakat melalui akun medsos kita bahwa di GBK nanti malam akan ada pertandingan,” kata Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados saat dikonfirmasi.

Robby menjelaskan, imbauan ini disebarkan demi menghindari potensi kemacetan di sekitar area SUGBK. Mengingat, mobilitas para suporter yang tinggi, terlihat dari jumlah tiket yang sudah terjual sebanyak 60.000.

“Tentunya ini akan berimbas kepadatan dan kemacetan di sekitaran Gelora Bung Karno. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memilih alternatif jalur lain sekiranya yang mengarah ke GBK untuk menggunakan alternatif jalur lain,” ujarnya.

 

Rekayasa Lalin Diterapkan Situasional

Seorang pendukung Persija Jakarta mengabadikan momen menggunakan gawainya sebelum laga terakhir BRI Liga 1 2022/2023 antara Persija Jakarta melawan PSS Sleman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (15/04/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sedangkan, untuk rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional oleh petugas dengan melihat kondisi arus kendaraan di lapangan.

“Nah pastinya penyekatan atau rekayasa lalin akan dilaksanakan apabila memang situasinya sudah cukup padat, tidak bisa dialirkan, maka yang mengarah ke GBK dari Semanggi sudah mulai kita lakukan pengalihan,” pungkasnya.

 

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya