Kain Indonesia by Shifara: Harmoni Wastra Nusantara dan Pemberdayaan Perempuan di Balik Lini Office Wear

oleh Liputan6Diterbitkan 26 November 2025, 12:24 WIB
Kain Indonesia by Shifara: Harmoni Wastra Nusantara dan Pemberdayaan Perempuan di Balik Lini Office Wear
Kain Indonesia by Shifara, brand lokal binaan Rumah BUMN BRI, hadir membawa semangat pelestarian wastra nusantara ke dalam gaya hidup perempuan modern. Melalui koleksi office wear bertema “from office to hangout”, Sinta Paramitha selaku pendiri memadukan keindahan batik dan wastra daerah dengan potongan yang relevan untuk kebutuhan kerja dan gaya sehari-hari. Tak hanya memperkuat identitas budaya lewat fashion, Shifara juga menjadi ruang pemberdayaan bagi perempuan—mulai dari penjahit hingga admin—yang terlibat aktif dalam produksi.
Sinta Paramitha, founder Kain Indonesia by Shifara, berdiri di samping salah satu koleksi unggulan brand-nya yang memadukan wastra nusantara dengan desain modern. Lewat Shifara, ia membawa misi pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan perempuan melalui karya fashion yang membumi dan relevan. (Foto:Dok.BRI)
Kain endek Bali dan jumputan Palembang tak lagi hanya milik seremoni, tapi kini hadir dalam bentuk busana modern yang bisa dikenakan dari kantor hingga hangout. Elegan, nyaman, dan tetap mengakar pada budaya. (Foto:Dok.BRI)
Sinta memantau detail pengerjaan sambil berdialog hangat dengan salah satu karyawannya. Menurutnya, kolaborasi dan komunikasi adalah kunci dalam menjaga kualitas produksi dan semangat tim. (Foto:Dok.BRI)
Suasana kerja di balik layar produksi Shifara. Para penjahit fokus mengerjakan setiap helai kain batik dan wastra lokal menjadi busana siap pakai bernuansa profesional. (Foto:Dok.BRI)
Salah satu koleksi ready to wear Shifara terpajang elegan menggunakan material wastra Indonesia seperti endek Bali dan jumputan Palembang. Koleksi ini menjadi simbol identitas perempuan modern yang bangga berbudaya. (Foto:Dok.BRI)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya