Diakuisisi Posco, Sampoerna Agro (SGRO) Jelaskan Alasan Pelepasan Saham

Sampoerna Agro menjelaskan tujuan akuisisi rangka mengembangkan dan memperluas bisnis pemegang saham baru di industri perkebunan Indonesia.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 23 November 2025, 08:30 WIB
Grup Sampoerna menjual 65,721 persen saham di PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) kepada Posco International Corporation (PIC). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) menyampaikan alasan Grup Sampoerna melepas kepemilikan saham mayoritas perseroan kepada AGPA Pte Ltd, anak perusahaan Posco International Corporation (PIC).

Grup Sampoerna sendiri menjual 65,721 persen sahamnya di SGRO kepada PIC, anak perusahaan dari Posco Holdings yang tercatat dalam Korea Exchange (KRX).

Adapun transaksi pengambilalihan ini merupakan transaksi yang harus disertai dengan penawaran tender wajib sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Melalui keterbukaan informasi, pihak manajemen Sampoerna Agro menyampaikan, tujuan akuisisi ini adalah dalam rangka mengembangkan dan memperluas bisnis pemegang saham baru di industri perkebunan Indonesia.

"Pengambilalihan oleh pemegang saham baru tidak berdampak negatif terhadap operasional dan strategi bisnis perseroan di masa mendatang. Perusahan kami berkomitmen untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan nilai perusahaan jangka panjang melalui kepatuhan penuh terhadap peraturan Indonesia dan standar ESG global," tulis manajemen.

 

Ajukan Kandidat Dewan Komisaris Baru

Pekerja melintas di layar IHSG di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pasca akuisisi ini, grup Posco selaku pemegang saham baru berencana mengajukan kandidat satu orang anggota dewan komisaris di perseroan.

Lebih lanjut, Manajemen SGRO optimistis transaksi ini tidak bakal berdampak negatif terhadap kepentingan pemegang saham publik.

"Pengambilalihan oleh pemegang saham baru tidak akan berdampak negatif terhadap kepentingan pemegang saham publik. Kami bertujuan untuk memperkuat profitabilitas jangka panjang dan meningkatkan nilai pemegang saham melalui tata kelola yang transparan dan strategi pertumbuhan berkelanjutan," tulisnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya