Sandiaga Uno Beri Pelatihan Ibu-Ibu PKK di Tasikmalaya Olah Ikan jadi Duit, Siap Ciptakan Lapangan Kerja

Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Uno membuka lapangan kerja dengan menggelar pelatihan olahan ikan air tawar berupa kreasi nugget dan siomay ikan.

oleh Tim NewsDiterbitkan 17 November 2025, 23:50 WIB
Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Uno membuka lapangan kerja dengan menggelar pelatihan olahan ikan air tawar berupa kreasi nugget dan siomay ikan. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Guna membuka lapangan kerja dan mendorong kemandirian ekonomi, Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Desa Padakembang menggelar pelatihan olahan ikan air tawar berupa kreasi nugget dan siomay ikan.

Kegiatan yang digelar di Balai Desa Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu 15 November 2025 itu diikuti oleh 50 peserta dari kalangan ibu-ibu PKK, kader posyandu, serta perwakilan kelompok pembudidaya ikan.

Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Uno, menyatakan YIS dibangun untuk memberikan kesempatan yang sama, khususnya pemberdayaan anak muda, difabel, dan perempuan.

"Melalui program ini, YIS berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberdayakan perempuan, tetapi juga mengangkat potensi daerah melalui pemanfaatan komoditas lokal," ujar Sandiaga Uno, melalui keterangan tertulis, Senin (17/11/2025).

Dia menjelaskan, Kabupaten Tasikmalaya memiliki komoditas ikan air tawar yang melimpah, sehingga dapat diolah menjadi produk bernilai jual tinggi seperti nugget dan siomay ikan. Dirinya juga menekankan pentingnya semangat kolaborasi dalam berusaha.

"Bagi YIS, berusaha bukanlah kompetisi, melainkan kolaborasi dan silaturahmi, saling mendoakan, saling menguatkan, dan tumbuh bersama," tutur Sandiaga.

Selain pelatihan pembuatan produk, para peserta juga akan dibekali keterampilan pemasaran digital dari dasar, dengan pendekatan yang sederhana dan praktis.

"Mereka diharapkan dapat mempromosikan produk olahannya secara langsung. Kegiatan ini bertujuan membuka peluang usaha rumahan berbasis olahan ikan air tawar bagi UMKM dan perempuan di Tasikmalaya," kata Sandiaga.

 

Diajarkan Keterampilan

Sandiaga menjelaskan, peserta diajarkan keterampilan membuat nugget dan siomay ikan hingga siap jual, sekaligus didorong untuk memanfaatkan komoditas lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar.

"Program ini juga membekali peserta dengan penggunaan teknologi kecerdasan artifisial secara praktis dalam pemasaran digital," ucap dia.

"Jejaring UMKM dan perempuan berdaya di Tasikmalaya pun dibangun untuk menciptakan penjualan berkelanjutan," tutup Sandiaga.

Sementara itu, Ketua PKK Desa Padakembang, Ai Susi Susilawati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan dan pendampingan ini.

Dia memberikan penghargaan khusus kepada para peserta yang selama ini aktif mengelola dan mengembangkan potensi ikan air tawar di wilayah tersebut.

"Dengan memanfaatkan komoditas lokal seperti ikan air tawar, masyarakat tidak hanya memperoleh nilai tambah dari sisi ekonomi, tetapi juga turut memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian usaha berbasis sumber daya daerah," tegas Ai Susi.

Infografis Pasar Tanah Abang dan Produk UMKM Tergerus Lapak Online. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya