IHSG Dibuka Menghijau, Sentuh Level Segini Hari Ini 17 November 2025

Simak gerak IHSG pada pembukaan perdagangan saham hari ini 17 November 2025.

oleh Septian DenyDiterbitkan 17 November 2025, 09:21 WIB
Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi dibuka menguat 25,72 poin atau 0,31 persen ke posisi 8.396,16.

Dikutip dari Antara, Senin (17/11/2025), kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,35 poin atau 0,28 persen ke posisi 846,48.

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan saham Senin, (17/11/2025). IHSG hari ini akan menguat ke rentang area 8.487-8.539.

IHSG melemah 0,02% ke posisi 8.370 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun masih konsolidasi.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, best case (hitam), IHSG masih berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii] sehingga IHSG masih berpeluang menguat ke rentang area 8.487-8.539.

“Cermati area 8.279-8.332 sebagai area koreksi berikutnya,” ujar Herditya dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG berada di level support 8.332,8.276 dan level resistance 8.488,8.532 pada perdagangan Senin pekan ini.

Sementara itu, untuk sepekan ke depan, Herditya mengatakan, IHSG masih konsolidasi namun tetapi rawan koreksi dengan level support 8.332 dan resistance 8.488.

Adapun sentimen IHSG  diperkirakan dipengaruhi dalam berbagai faktor. Pertama, ia mengatakan, masih dari pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang juga cenderung melemah, serta pergerakan hrg emas dunia yang juga rawan koreksi. Kedua, rilis BI rate.

“Ketiga investor masih mencermati sisi The Federal Reserve dan juga data makro AS, untuk melihat apakah pada Desember 2025 akan terjadi pemangkasan suku bunga,” ujar dia.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance di 8.310-8.410.

 

 

Rekomendasi Saham

IHSG ditutup pada level 7.220,88. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMA), dan PT Wintermas Offshore Marine Tbk (WINS).

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) - Buy on Weakness

Saham ESSA menguat 3,82% ke 680 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi ESSA sedang berada di awal wave ii dari wave (c),” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 630-660

Target Price: 710, 760

Stoploss: below 605

 

2.PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) - Spec Buy

Saham HRTA terkoreksi 4,21% ke 1.365 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Selama masih mampu berada di atas 1.330 sebagai stoplossnya, posisi HRTA saat ini berada pada bagian dari wave (a) dari wave [b] pada label hitam,” kata Herditya.

Spec Buy: 1.345-1.365

Target Price: 1.455, 1.535

Stoploss: below 1.330

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Pada pembukaan pasar usai libur Lebaran 2025, pada Selasa (8/4/2025), saham-saham Indonesia merosot lebih dari sembilan persen ke level 5.912. (BAY ISMOYO/AFP)

3.PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) - Buy on Weakness

Saham SSMS menguat 0,99% ke 1.535 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi SSMS sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [b],” ujar dia.

Buy on Weakness: 1.460-1.530

Target Price: 1.570, 1.690

Stoploss: below 1.430

 

4.PT Wintermas Offshore Marine Tbk (WINS) - Buy on Weakness

Saham  menguat 2,75% ke 448 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Saat ini, posisi WINS diperkirakan sedang berada di awal wave Y dari wave (B).

Buy on Weakness: 436-444

Target Price: 454, 478

Stoploss: below 432

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya