Danantara Bakal Investasi Rp 20 Triliun ke Peternak Ayam? Ini Kata CIO Pandu Sjahrir

Danantara akan memaparkan rencana investasi di sektor peternakan ayam kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

oleh Tira SantiaDiterbitkan 11 November 2025, 14:15 WIB
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir. (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Liputan6.com, Jakarta - Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, buka suara mengenai rencana investasi Danantara senilai Rp 20 triliun di sektor peternakan ayam. Menurut dia, langkah strategis ini akan segera dipaparkan secara resmi kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam waktu dekat.

"Nanti kita mau ke DPR minggu, bulan ini, habis itu nanti kita share,” kata Pandu saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Kendati demikian, Pandu tidak merinci lebih jauh soal detail alokasi investasi tersebut. Adapun sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan membangun peternakan ayam pedaging dan petelur terintegrasi untuk memasok kebutuhan Makan Bergizi Gratis(MBG) mulai 2026. 

Langkah awal akan dilakukan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Amran menjelaskan, telah disiapkan anggaran khusus sebesar Rp 20 triliun untuk membangun peternakan ayam terintegrasi tersebut.

“Peternakan ayam, pedaging, dan telur terintegrasi. Itu ada anggaran khusus Rp 20 triliun," ungkap Amran di Kantor Kementan, Jakarta, Jumat, 7 November 2025.

Untuk Menopang MBG

Dia menjelaskan, upaya ini untuk menopang kebutuhan MBG di berbagai daerah. Fokus pembangunannya akan menyesuaikan dengan titik-titik yang dinilai kekurangan pasokan.

"Kita akan buat seluruh Indonesia untuk me-supply BGN, kita me-supply, jangan sampai telur dan ayamnya ke depan shortage atau kekurangan. Jadi kita siapkan dari sekarang," tuturnya.

Amran menyebut, proses pra-feasibility study (pra-FS) akan ditangani Danantara mulai saat ini hingga penghujung tahun. Dana Rp 20 triliun tadi pun akan dibiayai oleh Danantara.

"Seluruh Indonesia yang kekurangan shortage untuk daging ayam dan telur Kita mulai sekarang pra FS arahannya beliau (Danantara). Kemudian insya Allah mudah-mudahan Januari sudah start (mulai membangun)," jelas Amran.

 

 

Nelayan Peternak Masih Miskin

Peternak memberikan makan pada ayam pedaging broiler di kawasan Cipelang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/7). Harga daging ayam naik mencapi angka Rp 50 ribu per kilogram. (Merdeka.com/Arie Basuki)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengungkapkan kondisi kelompok nelayan hingga peternak masih dinilai miskin. Peningkatan kesejahteraan nelayan hingga peternak akan dimulai pada 2026, tahun depan.

Mulanya, Zulkifli mengisahkan peningkatan nilai tukar petani. Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai tukar petani pada poin 124. Namun, nilai tukar untuk nelayan masih terbilang rendah.

"Kita akan selesaikan tahun depan. Itu nelayan masih miskin, nelayan. Ya, nilai tukarnya masih 106-110. Sama peternak, petelur, peternak ayam, tambak, itu belum," ungkap Zulkifli saat berbincang dengan petani di Desa Tamelang, Purwasari, Karawang, Kamis (6/11/2025).

Bangun Tambak-Peternakan Secara Masif

Pekerja mengumpulkan telur dari peternakan ayam di kawasan Depok, Jawa Barat, Senin (23/7). Tingginya harga telur ayam di pasaran karena tingginya permintaan saat lebaran lalu yang berimbas belum stabilnya produksi telur. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Dia mengakui pemerintah sudah meracik strategi untuk meningkatkan pendapatan nelayan hingga peternak. Mulai 2026, pembangunan kampung nelayan akan dimasifkan, termasuk tambak di sepanjang pesisir Jawa Barat. Tak cuma itu, jumlah peternakan juga akan kembali digenjot di berbagai titik.

"Nanti tahun depan. Kita akan bangun di Jawa Barat ini, 20 ribu hektare tambak, ya. Di Pantura pantai-pantai kita akan bangun 2.000 kampung nelayan. Besar-besaran ini akan dibangun, akan dibangun peternak juga besar-besaran, ayam, petelur dan seterusnya," tuturnya.

Selain sebagai solusi kesejahteraan nelayan dan peternak, langkah itu disinyalir mampu meningkatkan produksi. Tujuannya, menopang kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 82,9 juta orang. "Karena tahun depan. Kita akan.. Pak Presiden kebijakannya akan memberi makan 82,9 juta anak-anak, balita dan ibu hamil," tandasnya.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya