695.908 Orang Indonesia Jalan-Jalan ke Luar Negeri Sepanjang September 2025

Jumlah perjalanan Wisatawan Nasional (Wisnas) pada September 2025 mencapai 695.908 perjalanan

oleh Tira SantiaDiterbitkan 03 November 2025, 14:45 WIB
Beberapa wisatawan dari Jepang tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menggunakan penerbangan inagurasi Garuda Indonesia. (dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)

Liputan6.com, Jakarta Badan Pusat Statisti (BPS) mencatat kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) pada September 2025 mencapai 94.355.423 juta kunjungan, naik 13,19 persen (y-on-y).

"Pada September 2025 jumlah perjalanan yang dilakukan wisatawan nusantara mencapai 94,36 juta perjalanan atau menignkat 0,84 persen secara month to month," kata Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini dalam konferensi pers BPS, Senin (3/11/2025).

Jika dibandingkan dengan September tahun 2024, perjalanan wisnus juga mengalami peningkatan sebesar 13,19 persen secara year on year atau tahunan.

Maka secara kumulatif sepanjang Januari hingga September 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 901.904.053 perjalanan atau meningkat 18,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Sementara itu, jumlah perjalanan Wisatawan Nasional (Wisnas) pada September 2025 mencapai 695.908 perjalanan. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 1,6 persen secara month to month, dan secara tahunan naik sebesar 5,25 persen.

"Perkembangan jumlah perjalanan orang Indonesia ke luar negeri atau dikenal wisatawan nasional (Wisnas), pada September 2025 terdapat 695.908 perjalanan," ujarnya.

Secara kumulatif, perjalanan wisnas sepanjang Januari hingga September 2025 mencapai 6.821.978 perjalanan. Perjalana wisnas periode tersebut meningkat 2,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

 

Kunjungan Wisman

Wisatawan mancanegara (wisman) asal China tiba di bandara internasional Ngurah Rai di Bali, Minggu (22/1/2023). Penerbangan langsung turis China mendarat di pulau Bali untuk pertama kalinya pada hari Minggu dalam hampir tiga tahun setelah ditutupnya rute penerbangan lantaran kebijakan nol Covid-19. (AP Photo/Firdia Lisnawati)

Badan Pusat Statisti (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada September 2025 mencapai 1,39 juta kunjungan, naik 9,04 persen (y-on-y).

"Pada September 2025 kunjungan wisman melalui pintu masuk utama ada sebanyak 1.219.156 kunjungan, sementara melalui pintu masuk perbatasan sebanyak 175.754 kunjungan. Dengan demikian secara total kunjungan wisman ada sebanyak 1.394.910 kunjungan," ujarnya.

Jumlah kunjunhan wisman bulan September 2025 mengalami penurunan secara bulanan sebesar 7,33 persen, sedangkan secara tahunan mengalami kenaikan 9,04 persen.

 

Penurunan Akses Masuk Wisman Dipintu Utama

Turis China berjalan untuk menaiki kapal cepat untuk perjalanan dari Pulau Serangan ke Pulau Lombok di Denpasar, Bali, Rabu (25/1/2023). Sebelum pandemi Covid-19 pada 2020 lalu, turis China yang datang ke Serangan jumlahnya lumayan banyak. Dari puluhan sampai seratusan per hari. (AFP/Sonny Tumbelaka)

Jika dibandingkan dengan Agustus 2025 terjadi penignkatan kunjungan wisman dari Malaysia dan Australia. Sementara kunjungan wisman dari Singapura mengalami penurunan.

"DIbandingkan September 2024 kunjungan wisman dari Malaysia, Australia, dan Tiongkok mengalami peningkatan," ujarnya.

Jika dilihat berdasarkan pintu masuk utama wisman paling banyak melalui Bandara Ngurah Rai, dan didominasi wisman berkebangsaan Australia. Terjadi penurunan jumlah kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai, dimana secara bulanan dipicu oleh berakhirnya liburan disejumlah negara pada waktu tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya