Banjir Bali Jadi Peringatan Pentingnya Asuransi

Bencana banjir semakin sering terjadi membuat peran asuransi semakin krusial

oleh Septian DenyDiterbitkan 02 November 2025, 15:30 WIB
Indonesia Financial Group (IFG), Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi. (Dok IFG)

Liputan6.com, Jakarta Banjir besar yang melanda Bali pekan ini menimbulkan kerugian signifikan, mulai dari kendaraan bermotor yang terendam, kerusakan rumah tinggal, terhentinya aktivitas usaha masyarakat, hingga adanya korban jiwa.

Peristiwa ini menjadi alarm bahwa bencana bisa datang kapan saja, dan proteksi asuransi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menegaskan bahwa bencana hidrometeorologi seperti banjir semakin sering terjadi, sehingga peran asuransi semakin krusial.

“Banjir Bali menjadi pengingat bahwa risiko bencana tidak dapat dihindari, tetapi kerugian dapat dikelola. Asuransi adalah financial shock absorber yang membantu masyarakat menjaga keberlangsungan hidup dan usaha,” jelas Denny, Minggu (2/10/2025).

Salah satu produk yang relevan di tengah musibah ini adalah Asuransi Kendaraan Bermotor Jasindo dengan Perluasan Jaminan Banjir, yang memberikan perlindungan bagi pemilik kendaraan apabila mobil atau motornya rusak akibat terendam air.

Jasindo juga menyediakan Asuransi Properti dengan jaminan banjir, yang melindungi rumah tinggal maupun tempat usaha dari kerusakan akibat bencana.

Dengan demikian, perlindungan asuransi tidak hanya menyelamatkan kendaraan, tetapi juga menjaga keberlangsungan hunian dan kegiatan ekonomi masyarakat. Selain itu, produk asuransi jiwa dari anak usaha IFG juga memberikan santunan bagi korban jiwa akibat bencana. Proteksi jiwa ini menjadi lapisan penting yang memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap memperoleh dukungan finansial, sehingga dapat melanjutkan kehidupan dengan lebih tenang.

Selain perlindungan kendaraan, rumah, dan jiwa, IFG melalui Jamkrindo dan Askrindo juga mendukung keberlangsungan UMKM dengan skema penjaminan usaha. Produk-produk ini menjadi solusi nyata agar masyarakat dan pelaku usaha lebih siap menghadapi dampak bencana.

IFG mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya proteksi. Asuransi bukan sekadar biaya tambahan, melainkan investasi atas ketenangan, perlindungan keluarga, dan keberlanjutan di masa depan.

Pentingnya Bangun Sinergi

Ilustrasi asuransi. (Foto By AI)

Guna memperkenalkan pentingnya asuransi, Indonesia Financial Group (IFG) menggelar Ajang Synergy Day 2025 dengan mengusung tema Respect Connect Us, Synergy Drive Us. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi lintas lembaga negara, mitra strategis, dan masyarakat dalam semangat sportivitas serta kepedulian sosial.

Direktur SDM IFG Rizal Ariansyah mengatakan bahwa Synergy Day 2025 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi ruang kebersamaan yang memperkuat kolaborasi dan kepedulian lintas sektor.

“Melalui olahraga dan kegiatan sosial, kita belajar tentang disiplin, empati, dan kerja sama. Nilai-nilai yang sama pentingnya dalam membangun sinergi antar-pilar bangsa. Semangat ini mencerminkan komitmen IFG untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi ketahanan ekonomi nasional yang tangguh dan berintegritas,” ujar Rizal.

Tahun ini, selain karyawan di lingkungan IFG dan anggota holding, sebanyak 130 peserta dari lembaga dan stakeholders eksternal IFG ambil bagian dalam lima cabang olahraga, yakni padel, bulu tangkis, tenis, tenis meja, dan futsal.

 

Melalui Synergy Day 2025, IFG menegaskan bahwa sinergi tidak hanya diwujudkan dalam ruang kerja, tetapi juga melalui semangat sportivitas, kepedulian sosial, dan nilai pelayanan publik. Bagi IFG, masyarakat adalah stakeholder utama BUMN, dan semangat melayani dengan setulus hati adalah wujud nyata komitmen untuk terus memberi manfaat bagi negeri.

 

Kinerja IFG Life Melesat, Premi Naik 4,5% dan Klaim Dibayar Rp 22,5 Triliun

IFG Life membukukan perolehan premi konsolidasi sebesar Rp 3,74 triliun. 

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) menutup kuartal III 2025 dengan kinerja yang solid. Sepanjang Januari–September 2025, perusahaan mencatat perolehan premi konsolidasi sebesar Rp 3,74 triliun, meningkat 4,5% atau Rp 165 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 3,58 triliun.

Corporate Secretary IFG Life Gatot Haryadi menjelaskan, pertumbuhan ini melampaui rata-rata industri asuransi jiwa nasional yang hanya naik 3,6%, menurut data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) semester I 2025.

"Pencapaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan dan produk IFG Life," jelas dia dalam keterangan tertulis, Selasa (14/10/2025).

Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, IFG Life tetap berkomitmen menunaikan tanggung jawabnya kepada nasabah. Sejak berdiri pada Oktober 2020 hingga September 2025, perusahaan telah membayarkan klaim lebih dari Rp22,5 triliun kepada lebih dari 450.000 peserta.

Angka tersebut mencerminkan keseriusan IFG Life dalam menjaga kepercayaan publik dan memenuhi hak pemegang polis tepat waktu.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya