BMKG Imbau Warga Jabar Waspada Cuaca Ekstrem di Awal November: Hujan Lebat-Angin Kencang Mengintai

Hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah Jawa Barat.

oleh Huyogo SimbolonDiterbitkan 01 November 2025, 11:59 WIB
Kawasan Pasteur, Kota Bandung, diguyur hujan pada Jumat (23/10/2020). (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Raya, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada 1-5 November 2025. Hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah pada siang hingga malam hari.

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipicu oleh beberapa faktor global dan regional yang memperkuat pembentukan awan hujan di wilayah barat Indonesia.

“Saat ini fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) aktif di kuadran 5 atau kawasan maritim Indonesia. Ditambah suhu permukaan laut yang hangat di perairan sekitar Jawa Barat, kondisi ini mendorong peningkatan curah hujan,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).

Selain MJO, indeks Indian Ocean Dipole (IOD) yang berada di angka -1,61 juga berperan memperkuat pola konvektif atau pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat. Pola angin juga mulai bergeser dari timuran menuju baratan, menandai berakhirnya pengaruh Monsun Australia dan masuknya Monsun Asia.

BMKG mencatat, suhu udara di Bandung Raya berkisar antara 20–33°C dengan kelembapan 50–90 persen. Sementara kecepatan angin umumnya 5–18 km/jam dari arah tenggara. Meski cuaca cenderung cerah berawan di pagi hari, potensi hujan deras disertai petir meningkat pada siang hingga malam hari.

“Kondisi atmosfer saat ini menunjukkan dinamika yang cepat berubah. Warga perlu waspada terutama terhadap hujan dengan intensitas lebat yang bisa memicu banjir, longsor, atau pohon tumbang,” kata Teguh.

 

Sebaran Wilayah

Wilayah dengan potensi hujan lebat selama periode 1-5 November meliputi Kota dan Kabupaten Bandung, Cimahi, Bandung Barat, serta daerah pegunungan di sekitarnya. BMKG juga memperingatkan kemungkinan genangan di daerah dataran rendah dan perbukitan yang memiliki drainase buruk.

Sebagai langkah mitigasi, masyarakat diminta memastikan saluran air tidak tersumbat, tidak membuang sampah ke sungai, dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.

“Kami minta masyarakat terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG,” tambah Teguh.

Infografis Tips Hadapi Cuaca Ekstrem. (Liputan6.com/Abdillah/Gotri)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya