Pemkab Jember dan Fly Jaya Air Sepakati Penerbangan Permanen Jember-Jakarta Mulai 11 November 2025

Bupati Jember Gus Fawait menegaskan, penerbangan langsung ke Jakarta bukan lagi sekadar keinginan daerah, melainkan kebutuhan strategis dalam mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi wilayah.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 30 Oktober 2025, 08:30 WIB
Pemerintah Kabupaten Jember resmi menjalin kerja sama permanen dengan PT Surya Mataram Nusantara (Fly Jaya Air) untuk melanjutkan penerbangan rute Jember-Jakarta. Foto: Pemkab Jember

Liputan6.com, Jakarta Kabar menggembirakan datang bagi warga Jember dan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi menandatangani kerja sama permanen dengan PT Surya Mataram Nusantara (Fly Jaya Air) untuk melanjutkan penerbangan reguler rute Jember–Jakarta. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, pada Selasa (28/10/2025).

Langkah strategis ini menjadi tonggak baru dalam upaya Pemkab Jember memperkuat konektivitas udara sekaligus membuka jalur ekonomi potensial yang menghubungkan Jember dengan pusat pertumbuhan nasional di Jakarta.

Bupati Jember Gus Fawait menegaskan, penerbangan langsung ke Jakarta bukan lagi sekadar keinginan daerah, melainkan kebutuhan strategis dalam mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi wilayah.

“Alhamdulillah, hari ini kita sampai pada tahap final menuju penerbangan permanen. Ini bukan hanya soal transportasi, tapi tentang membuka akses investasi dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Gus Fawait.

Kehadiran Bandara Berperan Vital di Jember

Pemerintah Kabupaten Jember resmi menjalin kerja sama permanen dengan PT Surya Mataram Nusantara (Fly Jaya Air) untuk melanjutkan penerbangan rute Jember-Jakarta. Foto: Pemkab Jember

Menurut Gus Fawait, kehadiran bandara yang aktif menjadi faktor vital dalam upaya menekan angka kemiskinan ekstrem di Jember, yang saat ini masih tertinggi di Jawa Timur.

“Bagaimana investasi mau masuk kalau tol belum tersambung, bandara tidak aktif, dan pelabuhan belum berjalan? Karena itu, bandara ini kebutuhan mutlak agar investor bisa datang dengan mudah ke Jember,” tegasnya.

Dari pihak Fly Jaya Air, Ary Mercyanto, Deputi Komersial Direktur PT Surya Mataram Nusantara, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan Pemkab Jember yang konsisten sejak masa uji coba penerbangan.

“Kami berbahagia bisa kembali bekerja sama dengan Gus Fawait dan Pemkab Jember. Setelah evaluasi menyeluruh, kami sepakat untuk memulai penerbangan reguler secara permanen,” ujarnya.

Ary menambahkan, penerbangan reguler akan dimulai pada 11 November 2025, dengan rute dan jadwal tetap, yakni Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta – Bandara Notohadinegoro Jember.Pihaknya juga berencana menambah fasilitas refueling di Bandara Jember guna meningkatkan efisiensi operasional dan daya angkut pesawat.

Kerja sama ini menandai keseriusan Pemkab Jember memperkuat infrastruktur transportasi udara. Dengan rute permanen ke Jakarta, diharapkan mobilitas bisnis, investasi, dan pariwisata Jember semakin berkembang.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya