Liputan6.com, Jakarta Kemenangan tipis 1-0 atas Lecce di Serie A tidak cukup untuk meredam emosi Antonio Conte. Justru di momen krusial tiga poin itu, sang pelatih meledak. Amarahnya tertuju pada narasi media yang beredar belakangan ini.
Conte secara khusus menyoroti klaim yang menyebut bahwa absennya Kevin De Bruyne akibat cedera jangka panjang justru bisa menguntungkan Napoli. Ia dengan tegas menolak logika tersebut dan menyatakan kekesalannya.
Advertisement
Ledakan sang pelatih ini mengungkap betapa frustrasinya ia dengan berbagai analisis di luar lapangan. Conte merasa bahwa teori-teori yang beredar sama sekali tidak menghargai realitas yang dihadapi timnya.
Kemenangan Pahit dan Komentar yang Memicu Amarah
Napoli harus berjuang keras untuk membawa pulang kemenangan dari markas Lecce. Skor 1-0 yang mereka raih di Stadio Via del Mare bukanlah pertunjukan yang meyakinkan, namun cukup untuk mempertahankan puncak klasemen sementara.
Kemenangan ini didapatkan tanpa andalan anyarnya, Kevin De Bruyne. Gelandang asal Belgia itu masih harus menepi lama akibat cedera paha serius yang dideritanya.
Conte tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap obrolan media dari beberapa analis yang mengira Napoli justru diuntungkan dengan cedera pemain sekaliber De Bruyne.
Ledakan Amarah Conte
"Jangan lupakan awal musim ini, di mana kami berusaha bertahan dalam keterpaksaan," ujar Conte setelah kemenangan Napoli pada Selasa.
"Pemain kunci kami cedera, ada pembicaraan tentang tambahan kekuatan, dan sementara itu kami kehilangan Lukaku dan sekarang De Bruyne juga. Ada yang bilang kita diuntungkan, dan saya anggap itu absurd."
"Saya ingat headline tentang perekrutannya [De Bruyne] untuk Napoli, yang diklaim mengalahkan rival. Sekarang, ada yang berani bilang [cederanya] bisa menguntungkan tim, fantastis!"
"Saya menyerah, saya sudah dengar segalanya. Lukaku hilang dari radar, sekarang absennya De Bruyne jadi keuntungan. Skenario semacam ini layak dapat Oscar," tambahnya dengan sarkasme.
Tantangan ke Depan dan Persoalan di Dalam
Napoli menghadapi tantangan terberat dalam pertahanan gelar mereka tanpa De Bruyne memimpin lini serangan. Cedera pemain Belgia itu meninggalkan lubang besar dalam rencana Conte, memaksanya mengandalkan kedalaman skuad.
Mereka selanjutnya akan menghadapi Como yang sedang dalam performa bagus, sebelum bertemu Eintracht Frankfurt di Liga Champions. Untuk saat ini, Napoli bisa menikmati posisi teratas sendirian di klasemen Serie A.
Conte juga memberikan analogi lain mengenai situasi yang dihadapi. "Mari lihat kiper kami, kiper ketiga cedera, lalu [Alex] Meret, dan beberapa orang bertanya-tanya mengapa kami juga mendatangkan [Vanja] Milinkovic-Savic, sementara sekarang hanya dia yang tersisa."
"Mungkin terkadang kami perlu diam, karena beberapa orang memiliki pandangan yang sedikit lebih jauh, dan pada akhirnya, fakta yang membuktikan mereka benar."