Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Job Fair Disabilitas 2025 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025). Acara bertema “Peluang Tanpa Batas Membuka Jalan untuk Semua” ini diikuti 21 perusahaan termasuk BUMD dengan total 107 lowongan kerja yang dibuka untuk penyandang disabilitas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Disabilitas Nasional, dengan target 300 pencari kerja difabel dari berbagai jenjang pendidikan mulai SMA luar biasa, SMA, SMK, D3 hingga S1.
Advertisement
Selain mendaftar langsung di lokasi, pencari kerja juga dapat mengikuti proses rekrutmen secara daring melalui uldnaker.web.id, platform berbasis web milik Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta.
Kepala Dinas Syaripudin mengatakan, sistem ini dirancang khusus agar lebih mudah diakses penyandang disabilitas. “Mereka bisa melihat informasi lowongan sekaligus melamar secara langsung lewat situs tersebut,” ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (6/11/2025).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap perusahaan peserta benar-benar memberikan kesempatan kerja yang setara bagi penyandang disabilitas.
“Dari 13 kegiatan bursa kerja yang kami adakan tahun ini, sudah sekitar 150 penyandang disabilitas tersalurkan ke berbagai perusahaan,” ungkap Pramono.
Ia menegaskan, Pemprov DKI berkomitmen menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan, agar seluruh warga termasuk penyandang disabilitas bisa menikmati pertumbuhan ekonomi Jakarta.
Sejumlah Lowongan yang Dibuka untuk Difabel
Sementara itu, sejumlah perusahaan membuka lowongan khusus difabel, seperti LRT Jakarta yang menyiapkan posisi magang di bidang pelayanan stasiun untuk disabilitas rungu. Pelamar akan bertugas membantu penumpang memberikan informasi rute dan cara isi ulang saldo.
Sekretaris Perusahaan PT Jakpro, Vio, menyebut pihaknya masih menyeleksi berkas untuk menentukan kuota dan bidang kerja yang tepat.
Selain Jakpro, perusahaan garmen PT Dragon Forever juga membuka lowongan untuk teman tuli di posisi Industrial Engineering (IE) dan PPIC dengan total empat formasi.
Perwakilan perusahaan, Aryo, menjelaskan posisi tersebut cocok untuk disabilitas rungu dan daksa. “Pekerjaannya banyak menangani barang kecil, jadi lebih sesuai untuk difabel rungu dan daksa,” katanya.
Ia menambahkan, pelamar yang memiliki keahlian komputer atau pengalaman kerja akan memiliki peluang lebih besar diterima.
Ruang Kerja Inklusif
Meski jumlah lowongan masih terbatas, langkah Pemprov DKI ini diharapkan membuka lebih banyak ruang kerja inklusif. Data Pemilu 2024 mencatat 57.881 penyandang disabilitas usia produktif di Jakarta, menunjukkan masih besarnya potensi tenaga kerja difabel.
Dengan pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 5,18 persen pada triwulan II-2025, peluang pemberdayaan ekonomi difabel semakin terbuka, asalkan perusahaan sungguh-sungguh memberi kesempatan nyata.