Ledakan di Gedung Farmasi Tangsel, Polisi Bakal Selidiki Aktivitas Perusahannya

Hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan bahan peledak, namun polisi masih menyelidiki aktivitas produksi dan perizinan perusahaan tersebut.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 09 Oktober 2025, 10:50 WIB
Kondisi gedung Gedung Nucleus Farma yang mengalami ledakan Rabu 8 Oktober 2025 malam di Tangerang Selatan (Tangsel). (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta Polisi memastikan, gedung yang menjadi sumber ledakan di Jalan Raya Jombang, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) adalah perusahaan yang bergerak di bidang farmasi.

Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkiriwang menjelaskan, dalam kesehariannya, perusahaan Nucleus Farma memproduksi obat-obatan.

"Perusahaan Nucleus ini bergerak di bidang farmasi memproduksi berbagai macam obat-obatan," jelas dia, Kamis (9/10/2025).

Victor pun mengungkapkan, peristiwa ledakan yang terjadi pada Rabu 8 Oktober 2025 malam itu, bukanlah bom. Karena tak ditemukan residu bahan peledak.

"Tadi sudah kami terangkan bahwa dari hasil pemeriksaan dari Jibom, Gegana, Brimob Polda Metro Jaya, tidak ditemukan bom dan residu bahan peledak di tempat kejadian perkara," jelas dia.

Meski demikin, Victor menuturkan, pihaknya akan menyelidiki kegiatan perusahaan tersebut dalam memproduksi obat-obatan, apakah sudah sesuai standar pembuatannya dan memegang izin produksi.

"Kita akan melakukan pemeriksaan, nanti kami akan sampaikan ke rekan-rekan semuanya," kata dia.

 

Cerita Warga soal Ledakan di Tangsel:

Sebelumnya, warga di dekat jalan raya Jombang, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, dibuat geger dengan suara ledakan besar pada Rabu malam, 8 Oktober 2025, yang mengakibatkan Gedung Nucleus Farma hancur.

Ledakan tersebut membuat seluruh kaca di Gedung berlantai 4 itu hancur berantantakan. Suaranya pun membuat warga sekitar terkejut dan langsung keluar rumah, untuk mencari tahu sumber ledakan.

Pasalnya, kejadian terjadi sudah malam, sehingga suara terdengar sangat menggelegar.

"Besar sekali suaranya, semalam saya lagi di sini, kira-kira jaraknya 50 meter. Jadi benar-benar terdengar keras, kaca semua pecah," ujar Sutrisno, salah seorang warga, saat dikonfirmasi, Kamis (9/10/2025).

 

Warga yang Melapor

Tak berapa lama mendapat laporan warga, petugas TNI/Polisi sudah berada di lokasi kejadian. Disusul oleh Brimob untuk mengamankan lokasi.

Sementara, Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkiriwang membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, ledakan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

"Di mana, menimpa satu bangunan Nukleus, diduga telah terjadi ledakan, kemudian mengakibatkan gedung Nukleus ini mengalami kerusakan, terutama pada bagian depan dan sebagian pada bagian samping," jelas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya