9 Pemain yang Pernah Membela Juventus dan AC Milan: Diwarnai Sederet Nama Legendaris

Juventus akan menjamu AC Milan dalam lanjutan Serie A 2025/2026 di Allianz Stadium, Senin (6/10/2025) dini hari WIB. Laga sarat gengsi ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang sejarah panjang rivalitas dua klub paling berpengaruh di Italia.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 05 Oktober 2025, 17:52 WIB
Pemain anyar Juventus Pierre Kalulu. (X/Juventus)

Liputan6.com, Jakarta Juventus akan menjamu AC Milan dalam lanjutan Serie A 2025/2026 di Allianz Stadium, Senin (6/10/2025) dini hari WIB. Laga sarat gengsi ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang sejarah panjang rivalitas dua klub paling berpengaruh di Italia.

Namun di balik tensi tinggi pertemuan ini, ada kisah menarik dari sejumlah pemain yang pernah berseragam kedua tim. Beberapa di antaranya bahkan meninggalkan jejak mendalam, baik di Turin maupun di Milan.

Pertemuan Juventus dan AC Milan kali ini bukan sekadar duel dua klub besar, melainkan juga pertemuan dua sejarah panjang yang saling bersinggungan.

Siapa pun pemenangnya, kisah rivalitas dan persilangan pemain di antara mereka akan terus menjadi bagian menarik dalam narasi besar sepak bola Italia.

Berikut sembilan nama yang pernah menjadi bagian dari Juventus dan AC Milan.


Andrea Pirlo

Andrea Pirlo. Gelandang berusia 42 tahun yang pensiun di New York City pada Januari 2018 ini pernah 3 musim memperkuat Inter Milan mulai 1998/1999 hingga 2000/2001. Pada awal musim 2001/2002 ia hijrah ke AC Milan dan bertahan selama 10 musim hingga 2010/2011. (AFP/Filippo Monteforte)

Legenda lini tengah Italia ini adalah contoh sempurna soal bagaimana nasib bisa berputar. Setelah sepuluh tahun memperkuat Milan (2001–2011) dan meraih segudang trofi, Pirlo dilepas begitu saja.

Juventus kemudian memungutnya secara gratis, dan keputusan itu terbukti jenius. Pirlo menjadi otak permainan Juve yang membawa mereka empat kali juara Serie A beruntun.


Zlatan Ibrahimovic

Pada tahun 2010 Zlatan Ibrahimovic dipinjamkan Barcelona ke AC Milan dan dipermanenkan tahun 2011 hingga 2012 dengan total 61 penampilan dan 42 gol. (EPA/Matteo Bazzi)

Zlatan mungkin layak disebut “petualang sejati” sepak bola modern. Striker asal Swedia itu pernah menjadi bagian Juventus sebelum pindah ke Inter dan akhirnya ke Milan.

Bersama Rossoneri, Ibra meraih Scudetto dan menutup kariernya di klub tersebut. Kini, ia duduk di kursi manajemen Milan, tetap membawa aura besar yang sama seperti saat masih bermain.


Filippo Inzaghi

Selebrasi striker gaek AC Milan Filippo Inzaghi seusai menjebol gawang Real Madrid pada laga Liga Champions di San Siro, Milan, 3 November 2010. AFP PHOTO/OLIVIER MORIN

Dikenal sebagai predator kotak penalti, Super Pippo meninggalkan Juventus pada 2001 demi menerima tantangan baru di Milan. Pilihan itu terbukti tepat.

Di San Siro, Inzaghi memenangkan dua gelar Liga Champions dan menjadi legenda yang tak terlupakan berkat insting golnya yang luar biasa.


Gonzalo Higuain

Penyerang Juventus, Gonzalo Higuain memeluk rekannya Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawanag Sassuolo pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Mapei di Reggio Emilia (15/7/2020). Juventus bermain imbang 3-3 atas Sassuolo. (AFP/Marco Bertorello)

Kepindahan Higuain dari Napoli ke Juventus sempat menuai kontroversi, tetapi kariernya justru berbelok tak terduga.

Setelah gagal memenuhi ekspektasi di Turin, sang striker asal Argentina akhirnya dipinjamkan ke Milan pada 2018. Meski singkat, kehadirannya tetap menambah daftar panjang pemain yang pernah membela dua klub elite tersebut.

Lanjut Baca:

Bonucci dikenal sebagai simbol pertahanan Juventus, tetapi ia sempat “menyebrang” ke Milan pada 2017. Kepindahannya mengejutkan publik, apalagi ia sempat menjadi kapten Rossoneri. Namun, petualangan itu tak bertahan lama. Setahun berselang, Bonucci kembali ke Juventus dan melanjutkan dominasinya di lini belakang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya