Rencana Memainkan Laga AC Milan vs Como di Australia, UEFA Hadapi Dilema Besar soal Permintaan Serie A

Meski telah mendapat lampu hijau dari FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) serta otoritas sepak bola Australia, UEFA masih memandang ide ini penuh risiko

Diperbarui 11 September 2025, 22:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Isu kontroversial tengah melingkupi dunia sepak bola Eropa. AC Milan dan Como disebut siap memainkan laga Serie A mereka di luar Italia, tepatnya di Perth, Australia, pada Februari 2026 mendatang.

Ide nyeleneh ini muncul karena Stadio Meazza, markas Milan, akan digunakan untuk upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin.

Namun, rencana tersebut tidak bisa serta-merta terwujud. UEFA, melalui Komite Eksekutif, akan membahas permintaan itu dalam pertemuan resmi yang digelar di Tirana, Albania, pada Kamis (11/9/2025) sore waktu setempat.

Menurut laporan Gazzetta, hasil rapat ini diprediksi sulit ditebak dan bahkan berpotensi menimbulkan ketegangan internal.

Meski telah mendapat lampu hijau dari FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) serta otoritas sepak bola Australia, UEFA masih memandang ide ini penuh risiko.

Ada dua kubu besar yang muncul: satu pihak melihatnya sebagai peluang globalisasi Serie A, sementara pihak lain khawatir bakal membuka pintu bagi pertandingan-pertandingan Eropa lain untuk digelar di luar benua.

Pro-Kontra di Tubuh UEFA

Komite Eksekutif UEFA terdiri dari 19 anggota ditambah Presiden Aleksander Ceferin. Menurut laporan, Presiden FIGC Gabriele Gravina diperkirakan akan memberi dukungan penuh pada wacana Milan-Como di Australia.

Alasannya jelas, laga itu bisa meningkatkan visibilitas Serie A sekaligus menghadirkan pemasukan besar.

Namun, suara kontra disebut semakin menguat. Ceferin sendiri, bersama Komisioner Eropa Glenn Micallef, sudah menyuarakan kekhawatiran.

Mereka menilai langkah semacam ini bisa mencederai identitas kompetisi Eropa, apalagi jika kelak ada tekanan untuk menggelar satu putaran penuh liga domestik di luar benua. Situasi inilah yang membuat prediksi hasil rapat menjadi semakin sulit.

Ancaman Efek Domino

Kasus Milan dan Como juga tak bisa dilepaskan dari contoh di Spanyol. Villarreal dan Barcelona pernah mengajukan permintaan untuk memainkan laga La Liga mereka di Miami pada Desember 2025.

UEFA cemas, jika kasus ini disetujui, tren serupa akan bermunculan dari liga-liga top Eropa lainnya.

Oleh karena itu, rapat Komite UEFA pada 11 September 2025 ini krusial. Dua kemungkinan terbuka lebar: menyetujui dan mencatat sejarah baru Serie A di Australia, atau menolak dan memicu ketegangan dengan FIGC serta klub-klub yang mendukung ekspansi global.

Bahkan ada opsi untuk menunda keputusan ke tanggal lain, meski itu bisa memperpanjang ketidakpastian.

Sumber: Football Italia

Klasemen Serie A 2025/2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Liverpool dan Andoni Iraola Butuh Ini untuk Kembali ke Masa Kejayaan

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan