Penjualan BYD Turun pada Kuartal III 2025, Geely Melesat Hampir 2 Kali Lipat

Penjualan BYD Group mengalami penurunan pada kuartal III 2025, dan kondisi ini menjadi yang pertama kalinya sejak 2020

oleh Arief AszhariDiterbitkan 03 Oktober 2025, 15:12 WIB
(Foto:Dok.BYD)

Liputan6.com, Jakarta - Penjualan BYD Group mengalami penurunan pada kuartal III 2025, dan kondisi ini menjadi yang pertama kalinya sejak 2020. Berdasarkan data, penjualan jenama asal China ini mencapai 1.105.591 unit, atau turun 2,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, pesaing terdekat BYD, yaitu Geely justru mengalami peningakatan penjualan hampir dua kali lipat, atau 96,2 persen.

Disitat dari Carnewschina, pada September 2025, BYD mencatat penjualan sebanyak 393.060 unit, atau turun 5,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Penurunan ini terutama didorong oleh merek BYD sendiri, yang mengalami penurunan 11,4 persen, yakni menjadi 355.774 unit.

Performa ini melanjutkan tren stagnasi yang dialami BYD selama Juli–Agustus 2025.

Salah satu faktor signifikan di balik penurunan performa BYD, adalah melemahnya permintaan untuk kendaraan hybrid plug-in vehicle (PHEV).

Pada September 2025, penjualan PHEV BYD turun 25,6 persen menjadi 188.010 unit. Penjualan PHEV bahkan telah mencatat penurunan selama enam bulan berturut-turut sejak April 2025.

Namun, BYD tidak sepenuhnya didera penurunan. Penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) tetap tumbuh 24,3 persen menjadi 205.050 unit.

Selain itu, lini sub-merek baru BYD turut menopang kinerja, seperti Fang Cheng Bao tumbuh 345 persen, Denza naik 20,5 persen, dan merek supercar Yangwang melonjak 145 persen.

 

Pesaing BYD

Dari segi ekspor juga menjadi penopang penting, dengan BYD menjual 232.806 unit secara global pada kuartal III 2025, meningkat 146,4 persen dibandingkan tahun lalu.

Meski demikian, secara total, penjualan BYD Group pada kuartal III 2025, mencapai 1.105.591 unit, turun 2,1 persen dibanding tahun sebelumnya. Untuk merek BYD, penurunan dibanding periode tahun lalu sebesar 4 persen.

Sementara itu, rival terbesarnya, Geely, membukukan penjualan 442.672 unit kendaraan listrik (BEV + PHEV) selama kuartal III, tumbuh 96,2 persen, yang didorong oleh merek Galaxy miliknya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya