Komnas HAM Targetkan Penyelidikan Demo Rusuh 28 Agustus Rampung Desember, Lalu Dilaporkan ke Presiden

Demo rusuh bubarkan DPR yang digelar 28 Agustus 2025 lalu berbuntut rusuh hingga dua hari setelahnya. Tak hanya di Jakarta, demo ricuh juga terjadi di sejumlah daerah.

oleh Lia HarahapDiterbitkan 29 September 2025, 18:53 WIB
Massa berkumpul saat terjadi ricuh akibat unjuk rasa di sekitar jalan Pejompongan, Jakarta, Rabu (25/9/2019). Polisi menembakan gas air mata di kerumunan massa setelah unjuk rasa pelajar STM bentrok dengan aparat kepolisian dibelakang Gedung DPR/MPR. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bersama dengan enam Lembaga Nasional HAM (LNHAM) menargetkan penyelidikan demo rusuh yang terjadi pada Agustus-September 2025 dapat rampung pada awal Desember mendatang.

“Kalau komitmen dari enam lembaga, kita usahakan awal Desember sudah selesai. Nanti hasilnya tentu akan disampaikan kepada Presiden dan DPR,” kata Ketua Komnas HAM Anis Hidayah di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Senin (29/9/2025).

Sederet Temuan Pemicu Demo Rusuh

Aksi demo yang berlangsung sejak Jumat, 29 Agustus 2025 menyebabkan Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit di tutup sementara waktu. (Dok. Jasa Marga)

Komnas HAM melakukan penyelidikan bersama enam LNHAM yang membentuk Tim Independen Pencari Fakta. Tim ini bertugas mengumpulkan data lapangan, memverifikasi dugaan pelanggaran, serta merumuskan rekomendasi bagi pemerintah dan DPR.

Anis mengatakan temuan awal menunjukkan adanya dugaan kesalahan prosedur aparat, penangkapan sewenang-wenang, hingga dugaan 10 orang menjadi korban jiwa.

“Perkembangan kami masih mengidentifikasi terkait dengan temuan awal. Termasuk kami melakukan penyelidikan terhadap 10 orang yang diduga menjadi korban jiwa selama kerusuhan Agustus-September,” katanya.

Titik-Titik Demo Rusuh Akhir Agustus

Kericuhan ini merupakan buntut dari peristiwa seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob pada Kamis (28/8) sore saat aksi demo di Pejompongan. (merdeka.com/Arie Basuki)

Sebelumnya, sempat terjadi kerusuhan yang pecah pada akhir Agustus hingga awal September 2025 setelah aksi massa di depan DPR dan sejumlah kota besar.

Sejumlah fasilitas umum rusak, seperti gedung DPRD Makassar yang dilalap api, serta terjadi bentrokan antara aparat dan massa.

Peristiwa ini memicu pembentukan tim gabungan independen pencari fakta yang terdiri atas enam lembaga negara, termasuk Komnas HAM dan LPSK, untuk mengusut dugaan pelanggaran HAM yang terjadi pada peristiwa-peristiwa tersebut

Infografis Kronologi Demo 28 Agustus 2025 Berujung Ricuh. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya