Aksi Heroik, Turis China di Jepang Selamatkan Wanita yang Nyaris Tenggelam

Bagaimana aksi heroik turis asal china menolong wanita yang tenggelam ini?

oleh Indra Cahya VanleonDiterbitkan 30 September 2025, 08:09 WIB
Ilustrasi Tenggelam (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Tokyo - Aksi heroik seorang turis asal China menuai pujian usai dirinya nekat menuruni tebing curam untuk menyelamatkan seorang wanita Jepang yang hampir tenggelam. Padahal, ia sendiri masih dalam masa pemulihan usai menjalani operasi tulang selangka.

Pria berusia 54 tahun bernama Yang, berasal dari Kota Xian di Provinsi Shaanxi, China barat laut.

Ia sedang berlibur bersama istrinya di Pantai Jogasaki, Prefektur Shizuoka, Jepang, pada 16 September lalu ketika mendengar suara seseorang jatuh ke laut, dilansir dari SCMP, Selasa (30/9/2025).

Saat itu, Yang melihat seorang wanita mengapung dalam posisi telentang di air. Tanpa pikir panjang, ia memutuskan turun ke tebing untuk menolongnya.

"Kaki saya gemetaran. Beberapa orang di jembatan teriak, 'jangan turun, terlalu berbahaya'. Saya juga takut, tapi saya pikir, 'Ini juga sebuah nyawa, saya harus menyelamatkannya'," ujarnya.

Menurut Yang, seorang petugas wisata sempat melempar pelampung ke arah korban, tapi tertiup angin kencang. Penonton lain kemudian melempar kantong plastik besar berisi botol kosong agar bisa dijadikan pelampung darurat.

Aksi Heroik

Ilustrasi (Stable Diffusion)

Wanita itu berada sekitar 30 hingga 40 meter dari pantai. Saat berenang mendekat, Yang lebih dulu membalikkan tubuh korban agar menghadap ke atas, lalu menaruh kepala dan bahunya di atas pelampung darurat. Dengan gaya punggung, ia menyeret korban ke tepi pantai.

Namun, arus balik yang kuat membuat mereka kesulitan mencapai daratan. Begitu mendekat ke tebing, batu yang licin dan basah membuatnya sulit naik. Dengan tangan kiri yang terbatas geraknya, Yang menggigit rambut wanita itu agar bisa memanjat ke batuan.

Dua penyelam penyelamat lokal akhirnya tiba, membawa korban ke perahu mereka. Setelah itu, mereka kembali untuk menjemput Yang yang sudah kehabisan tenaga.

"Otot saya kaku. Saya merasa lumpuh," ujarnya.

Dapat Pujian Warganet

Petugas penyelamat Jepang memberikan sepotong roti kepada Yang dan menundukkan badan sebagai tanda terima kasih.

"Sebagai orang China, saya merasa bangga saat itu," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya sebenarnya baru menjalani operasi tulang selangka pada awal Agustus dan masih dalam masa pemulihan.

"Tapi dalam situasi itu, saya tidak banyak berpikir. Saya hanya mengutamakan menyelamatkan nyawa. Setelahnya saya benar-benar kelelahan, seperti habis lari maraton," ungkapnya.

Yang hanya mengalami beberapa luka gores di tangan kiri akibat memanjat bebatuan. Ia tidak mengetahui kondisi wanita Jepang yang ia selamatkan.

Aksinya pun banjir pujian dari warganet.

"Kamu sangat berani. Salut untuk sang pahlawan!" tulis seorang warganet.

"Aksi penuh energi positif ini harus disebarkan agar lebih banyak orang tahu," tulis warganet lain.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya