Pegawai Zaskia Adya Mecca Berkelahi di Jalan Ampera saat Antar Anak Majikan ke Sekolah

Salah seorang karyawan cuci mobil yang juga sempat melihat kejadian itu, Dion Prayoga, mengaku tak tahu persis akar permasalahan keributan ini.

oleh Ady AnugrahadiDiperbarui 22 September 2025, 17:31 WIB
Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan di sekitar Stasiun MRT Fatmawati dan Jalan Raya TB Simatupang menuju arah Lebak Bulus pada jam-jam sibuk, terutama saat waktu pulang kerja tiba. (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Liputan6.com, Jakarta - Pegawai artis Zaskia Adya Mecca, diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025). Insiden itu dialami oleh korban Faisal saat mengantar anak inisial K, buah hati dari Zaskia Adya Mecca dan sutradara Hanung Bramantyo.

Salah seorang karyawan cuci mobil yang juga sempat melihat kejadian itu, Dion Prayoga, mengaku tak tahu persis akar permasalahan keributan ini.

"Tahu-tahu sudah berkelahi saja. Saya lihat di sana ada dua orang yang berkelahi," kata dia kepada wartawan, Senin (22/9/2025).

Dia menerangkan, korban berbocengan bersama seorang pelajar. Mereka berdua datang dari arah PN Jaksel hendak menuju ke daerah TB Simatupang. Di perjalanan, ada pemotor yang melaju lawan arah.

"Ya penyebabnya itu, siapa tahu ada yang lawan arah," ujar dia.

 

Begini Tindakan Polisi

Saat itu terjadilah keributan. Beberapa warga yang mencoba melerai justru dihardik oleh pelaku.

"Ya sampai tonjok-tonjokan saja sih. Yang ngotot sih yang pakai baju batik. Teriak-teriak sih dianya. Dilerai sama tukang parkir kan ya, terus ngelawan, katanya 'jangan ikut campur' lah," ujar dia

Menurut dia, pelaku langsung kabur usai memukuli korban. "Selesainya yang pakai baju batik itu langsung pergi saja. Nggak ada basa-basi apa lah, langsung pergi. Yang dipukulin mah masih di sini, ngobrol dulu, liatin badannya dulu," ujar dia.

Terkait kejadian ini, polisi sudah turun tangan menyelidiki kasus ini. Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban dan mengecek lokasi kejadian.

"Sudah langsung dilakukan cek dan ricek, di mana itu kejadiannya, terus dilihat ada nggak CCTV-nya, siapa itu lawannya yang ribut di lokasi itu. Saya kira itu,” ujar Anggiat.

Lebih lanjut, dia berharap rekaman CCTV maupun keterangan saksi bisa memberikan petunjuk.

"Kita berangkat nanti dari CCTV, bisa ngecek keributan yang ada di lokasi. Kurang lebih seperti itu. Mudah-mudahan nanti ada petunjuk di CCTV, ada warga yang melihat, itu nanti kita cek seperti apa kejadiannya. Itu saja dulu ya," tandas dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya