Wanita Rusia Nekat Jual Jiwanya demi Koleksi Boneka Labubu

Bagaimana proses transaksi jual jual beli jiwa ini dilakukan?

oleh Indra Cahya VanleonDiterbitkan 17 September 2025, 19:30 WIB
Ilustrasi boneka voodoo, sihir, dukun. (Photo by Desertrose7 on Pixabay)

Liputan6.com, Moskow - Seorang wanita muda di Rusia membuat heboh publik setelah benar-benar menjual jiwanya seharga 100 ribu rubel atau sekitar Rp18 juta.

Uang itu langsung ia gunakan untuk membeli koleksi boneka Labubu dan tiket konser.

Awalnya, hal ini hanya sebuah lelucon dari seorang pakar marketing bernama Dmitri di media sosial Telegram, Oddity Central, Rabu (17/9/2025).

Ia mengunggah iklan aneh, menawarkan 100 ribu rubel bagi siapa saja yang bersedia menjual jiwanya lewat kontrak resmi yang ditandatangani dengan darah.

Dmitri tidak menyangka ada orang yang benar-benar tertarik.

Namun, seorang wanita berusia 26 tahun menanggapi iklan tersebut dan menyatakan minatnya.

Dmitri menepati janji dengan memposting bukti pembayaran serta foto wanita itu yang memegang kontrak bertanda darah, meski identitas pribadinya disamarkan.

Dmitri menuliskan bahwa seorang wanita bernama Karina menyetujui kesepakatan tersebut.

"Seorang wanita bernama Karina merespons, menerima kesepakatan, menandatangani dokumen, dan menorehkannya dengan darah," tulis Dmitri.

Ia pun membagikan perasaannya setelah transaksi unik itu.

"Aku baru saja membeli jiwa pertamaku. Rasanya benar-benar seperti Davy Jones sekarang!" ujarnya.

Respons Gereja Ortodoks

Ilustrasi kristiani, gereja. (Photo by Aaron Burden on Unsplash)

Dmitri sendiri mengaku tidak tahu harus bagaimana dengan jiwa manusia yang baru saja ia beli, karena eksperimen itu hanya dibuat untuk hiburan.

Sementara Karina mengaku tidak peduli dengan apa yang terjadi pada jiwanya.

Ia mengatakan kepada kanal Telegram populer Mash bahwa uang tersebut langsung ia habiskan untuk koleksi boneka Labubu dan tiket konser penyanyi rakyat Rusia, Nadezhda Kadisheva.

Namun, Gereja Ortodoks Rusia menanggapi serius.

Mereka menyampaikan lewat saluran resmi bahwa wanita itu benar-benar telah menjual jiwanya.

"Dia benar-benar menjual jiwanya dan memilih kesesatan," tulis pihak gereja.

Mereka bahkan memprediksi bahwa Karina akan mengalami kemerosotan moral, penyakit, penderitaan, bahkan kematian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya