Gempar Pembunuhan Ibu Rumah Tangga di India, Polisi Amankan 3 Tersangka

Apa motif di balik pembunuhan ini?

oleh Indra Cahya VanleonDiterbitkan 16 September 2025, 20:30 WIB
Ilustrasi Pembunuhan (Istimewa)

Liputan6.com, New Delhi - Polisi menangkap tiga orang terkait kasus pembunuhan ibu rumah tangga di India bernama Renuka Agarwal (50) di apartemennya pada 10 September lalu. Para pelaku ditangkap di Ranchi, India.

Polisi mengidentifikasi para tersangka sebagai Harsh Kumar (20) dan Roshan Singh (22), keduanya bekerja sebagai pembantu di kompleks apartemen, serta Raju Varma (19) yang diduga memberikan tempat persembunyian setelah kejahatan, dilansir dari The Hindu, Selasa (16/9/2025).

Menurut penyelidikan, Harsh yang bekerja di rumah keluarga Agarwal dan Roshan yang bekerja di unit lain di gedung yang sama, merencanakan perampokan setelah mengamati rutinitas keluarga.

Begitu suami dan anak korban pergi bekerja pada pagi hari 10 September, keduanya masuk ke dalam apartemen, mengikat tangan serta kaki Renuka, lalu menyayat lehernya sebelum melakukan kekerasan lebih lanjut.

Setelah itu, mereka melarikan diri dengan membawa perhiasan emas, barang berlapis emas, uang tunai, jam tangan, dan barang berharga lainnya. Kedua pelaku kemudian kabur ke Ranchi dan bersembunyi di rumah Raju Varma.

 

Ditangkap Polisi

Ilustrasi penjara (AFP)

Berdasarkan rekaman CCTV dan bukti teknis lainnya, empat tim polisi gabungan dari petugas lokal, Central Crime Station (CCS), dan Special Operations Team berhasil melacak para tersangka hingga ke Jharkhand. Semua pelaku sudah mengakui perbuatannya.

Polisi menyebut sejumlah barang bukti berhasil ditemukan, termasuk perhiasan emas, 16 jam tangan, dua ponsel, dan kunci rumah milik korban.

Pihak kepolisian juga mengungkap Roshan Singh pernah memiliki catatan kriminal di Ranchi, dengan kasus penyerangan dan pencurian sebelumnya.

Ketiga tersangka saat ini tengah diproses di pengadilan untuk mendapatkan surat perintah transit, sebelum dibawa ke Hyderabad guna pemeriksaan lebih lanjut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya