Liputan6.com, Jakarta - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melaporkan realisasi belanja modal atau capital expenditure (Capex) hingga semester I 2025 mencapai Rp 21 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pemeliharaan aset dan pemasaran digital.
“Realisasi hingga semester 1 itu sudah Rp 21 miliar dari total anggaran sebesar Rp 150 sampai Rp 175 miliar dan digunakan untuk pemeliharaan aset terutama tidak adanya penggantian ataupun aset Capex tambahan yang baru yang menguras dana tidak ada,” ujar Direktur Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Budiyanto dalam konferensi pers Pubex Live 2025, Kamis (11/9/2025).
Advertisement
Budiyanto menambahkan, perseroan tidak mengalokasikan dana untuk belanja modal baru di luar kebutuhan perawatan. “Semuanya mostly untuk pemeliharaan aset dan juga marketing digital. Yang lain tidak ada,” ujarnya.
Selain itu, kinerja ekspor SIDO menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pada semester I 2025, penjualan ekspor tumbuh 17% secara tahunan dan menyumbang 10% dari total penjualan, naik dari 7% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan optimistis ekspor akan semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan melalui penetrasi ke pasar baru dan peluncuran produk-produk baru.
SIDO juga menargetkan adanya perbaikan kinerja pada semester II 2025. Perseroan memproyeksikan pertumbuhan penjualan dan laba bersih penuh tahun ini sebesar 5%.
“Untuk semester kedua, kami menargetkan adanya perbaikan dalam hal penjualan maupun laba bersih,” tutur Budiyanto.
Ia menambahkan, katalis positif pertumbuhan berasal dari peluncuran produk-produk baru di segmen herbal dan F&B pada akhir kuartal III dan kuartal IV, ekspansi ke negara baru, serta dukungan stimulus pemerintah.
Gubernur Ahmad Luthfi Kagum Pabrik Jamu Modern Sido Muncul, Jadi Inspirasi Investasi Jateng
Pabrik jamu modern PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk yang berlokasi di Klepu, Bergas, Kabupaten Semarang mendapat kunjungan istimewa dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi pada Selasa (10/9/2025). Kehadiran orang nomor satu Jawa Tengah beserta jajaran OPD dan Forkopimda disambut hangat oleh Direktur Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat bersama jajaran manajemen dan karyawan.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi beserta rombongan diajak untuk melihat langsung proses produksi hingga pengemasan produk Tolak Angin, produk andalan Sido Muncul yang telah menembus pasar internasional.
Di setiap lantai, Irwan Hidayat mendampingi Gubernur Luthfi, menjelaskan fungsi tiap ruangan, alur proses produksi yang berjalan, fasilitas laboratorium, hingga detail-detail lain yang menunjukkan pabrik dikelola secara profesional dengan dukungan peralatan modern.
Irwan Hidayat menyampaikan, kehadiran Gubernur Luthfi membawa harapan besar bagi Sido Muncul. Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendampingi dunia usaha agar berjalan sesuai aturan.
“Sebagai pabrik yang berada di wilayah Jawa Tengah, tentu ingin mendapatkan bimbingan dari Pemerintah Provinsi. Memberikan arahan terkait apa saja yang perlu diperhatikan, supaya perusahaan seperti kami tidak sampai melanggar peraturan,” kata Irwan Hidayat dalam sambutannya.
Makin Profesional
Dengan arahan dan pembinaan dari pemerintah daerah, Irwan berharap Sido Muncul bisa semakin profesional sekaligus meminimalisir potensi kesalahan dalam operasional perusahaan.
Irwan menyampaikan rasa terima kasihnya, karena di tengah kesibukan, Gubernur Luthfi masih menyempatkan diri berkunjung. Hal ini merupakan bentuk dukungan nyata bagi dunia industri di Jawa Tengah.
"Saya sangat senang dan berterima kasih karena Pak Gubernur sudah hadir ke sini di tengah kesibukannya. Mudah-mudahan ke depan perusahaan kami bisa menjadi lebih baik. Pokoknya kami berjanji, akan menjadi perusahaan yang lebih baik,” tutur Irwan.