Transaksi Harbolnas 2025 Ditargetkan Sentuh Rp 35 Triliun

Pemerintah Indonesia mendorong agar barang yang dijual di e-commerce itu sebagian besar adalah bangga buatan Indonesia.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 08 September 2025, 13:05 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan dalam acara Rakorkernas ke-34 Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Bandung, Selasa (5/8/2025). (Foto:ekon.go.id)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah akan menggelar Hari Belanja Nasional (Harbolnas) selama sepekan, pada 10-16 Desember 2025. Melalui Harbolnas 2025, pemerintah target meraup transaksi lebih besar dari tahun lalu yang mencapai sekitar Rp 31,2 triliun. 

"Harapannya tahun ini bisa lebih tinggi lagi dan targetnya di tahun ini, antara Rp 33-35 triliun," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Kick Off Road to Harbolnas 2025 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Melalui Kick Off Road to Harbolnas 2025, Menko Airlangga berharap bisa mempersiapkan para pelaku UMKM agar lebih maksimal dalam penyelenggaraan momentum belanja nanti. 

Sehingga, nilai transaksi harbolnas daripada barang-barang asli Indonesia yang dijual UMKM sepanjang Harbolnas 2025 nanti bisa meningkat dibanding event serupa pada tahun lalu.  

"Kita mendorong agar barang yang dijual di e-commerce itu sebagian besar adalah bangga buatan Indonesia. Tahun kemarin saya apresiasi karena dari Rp 31 triliun, 30 persen lebih adalah buatan Indonesia," ungkapnya. 

"Tentu kolaborasi yang penting juga dengan sistem daripada logistiknya. Karena ini seluruhnya mengharapkan program yang bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia, baik dari segi produsen sampai dengan konsumen," kata Airlangga. 

UMKM dan e-Commerce Saling Menopang

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam ekspose hasil pengawasan produk impor, telepon seluler (smartphone) dan sparepart, dan acceasoris, di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (23/7/2025). (Tira/Liputan6.com)

Pada kesempatan sama, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso berharap, pelaku UMKM dan platform e-commerce bisa saling menopang satu sama lain demi kesuksesan hari belanja nasional pada 2025.

"Artinya semua bisa berjalan kalau dari sisi UMKM ekosistemnya, produknya semua bagus ya, berkualitas. Karena itu juga diminati oleh konsumen," ucap Mendag.

"Nah, e-commerce kan adalah bagian dari ekosistem yang berjalan tadi. Jadi kita bersama-sama memberdayakan ekosistem yang ada itu. Sehingga e-commerce dan UMKM dan juga konsumen bisa berjalan bersama-sama," tutur dia. 

 

Obral Diskon di Harbolnas 2025, Catat Tanggalnya

Ilustrasi diskon/Istimewa.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong adanya diskon besar-besaran dalam program Hari Belanja Nasional atau Harbolnas 2025, yang secara nominal bisa lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

"Seperti biasanya Harbolnas itu kan diskonnya steep, dalam. Jadi tentu kita berharap diskonnya juga bisa ditingkatkan," ujar Menko Airlangga dalam Kick Off Road to Harbolnas 2025 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Airlangga lantas mengutip rangkaian diskon 17 persen yang digelar bertepatan dengan HUT RI ke-80 pada 17 Agustus 2025 lalu. Menurut dia, kegiatan promo itu turut mengungkit daya beli masyarakat.

 

 

Offline juga Diharapkan Ramai

Oleh karenanya, pemerintah ingin pesta diskon di Harbolnas 2025 nanti tidak hanya ramai di pasar online, tapi juga offline.

"Karena itu kita akan mendorong tidak hanya online, tetapi yang offline. Juga retail dan juga di mal-mal dalam bulan Desember juga ada program," kata Airlangga.

"Sehingga tentu program diskon bareng itu bisa membantu daya beli masyarakat. Karena yang dijual ada barang-barang yang dengan harga relatif murah ataupun bersaing," dia menekankan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya