Mengapa Kaus R.O.K.A Jadi Tren di Korea Selatan? Awalnya untuk Tentara, Kini Dipakai Siapa Saja

BTS diduga ikut membuat tren ini makin berkibar.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 08 September 2025, 05:00 WIB
Member Seventeen mengenakan T-shirt bertuliskan ROKA. (X/ pledis_17)

Liputan6.com, Jakarta Kalau saat ini Anda berencana pelesir ke Korea Selatan, jangan heran bila melihat kaus polos bertuliskan R.O.K.A dikenakan berbagai kalangan di mana-mana. Mulai dari ABG yang hendak pergi les, anak-anak muda yang nongkrong Hongdae, pria yang mengunjungi gym, hingga kakek nenek yang sedang hiking. 

T-shirt ini memang tengah menjadi tren di Negeri Ginseng, meskipun sebenarnya bukan fashion item baru. Fenomena ini tak luput masuk pemberitaan media The Korea Herald dan Chosun Biz. Dilansir dari kedua media ini pada Minggu (7/9/2025), kaus ini sebenarnya adalah salah satu bentuk seragam yang dikenakan oleh tentara. 

R.O.K.A sendiri adalah singkatan dari Republic of Korea Army, dan akronim ini disertakan di bagian dada pakaian ini. Sementara di bagian punggung, terpampang tulisan "Korea Army" dalam cetakan besar, dan logo bendera di lengan bajunya. 

Sebenarnya, mengapa kaus ini mendadak jadi tren?

The Korea Herald mencatat, selama bertahun-tahun kaus ini hanyalah seragam yang sifatnya fungsional. Sementara Chosun Biz mencatat bahwa sejak satu dekade terakhir, ada tren di mana tentara wamil memberi kaus ini sebagai hadiah untuk sang kekasih, lalu mereka memakainya untuk berpotret bersama. Tak lama, tren ini juga menyebar di kalangan orang tua yang anaknya menempuh wamil.  

 

Kaus Ternyaman di Kemiliteran

Di barak, kaus ini juga begitu populer di kalangan tentara. Para pria yang menjalani wajib militer bahkan menjulukinya "pakaian ternyaman" di kemiliteran.

Hal inilah yang membuat banyak tentara membawanya pulang setelah "lulus wamil." 

"Orang-orang memakainya sepanjang waktu di ketentaraan, jadi setelah keluar, beberapa dari kami tetap memakainya. Lagipula, harganya murah. Sekitar 10.000 won. Kaus ini menyerap keringat dengan baik, dan warna hitam cocok untuk apa saja," kata Yu Soo Min kepada The Korea Herald, yang masih mengenakannya hampir delapan tahun setelah meninggalkan dinas militer.

Tak hanya itu, hadir sebuah perubahan sejak 2015. 

Sejak saat itu kaus ini mulai dijual di pangkalan militer oleh Now Corp. Sementara pada tahun 2023, dua perusahaan lain yakni Naramulsan dan Neo Factory, mulai menjual versi yang hampir identik di toko-toko militer, dengan harga sekitar 10 ribu won atau sekitar 118 ribu rupiah.

 

BTS, Seventeen hingga SHINee

Di luar itu, "ledakan" tren ini rupanya ikut terjadi karena pengaruh selebritas Korea. 

Di Korea Selatan, salah satu seleb yang dianggap "bertanggung jawab" atas tren ini adalah BTS. Para member grup ini memang baru kembali lengkap pada tahun ini, setelah para personelnya menuntaskan wajib militer. Para membernya beberapa kali terlihat saat mengenakan kaus dengan logo R.O.K.A ini. 

Apalagi nama fandom mereka adalah ARMY, sehingga tak heran kaus ini menjadi incaran fans Jungkook dkk. 

Sejumlah artis lain juga sempat terlihat mengenakan kaus ini adalag Key SHINee, Hoshi dan Mingyu Seventeen, juga rapper Beenzino--yang pernah memberikan hadiah kaus ini untuk kekasihnya. 

Tak Kena Hak Cipta

Seorang ppelaku industri mode berpendapat bahwa desain ini tak terkena perlindungan hak cipta, membuat tren ini makin berkibar. 

“(Kaus ini) terkait erat dengan militer yang sesungguhnya dan dulu barangnya sulit didapatkan, sehingga tren ini membawa rasa autentik dan unik yang membantunya melejit," kata sang pelaku industri mode. 

Ia menambahkan, "Bagi Generasi Z, sisi autentik semacam itu bisa lebih penting ketimbang sekadar nama merek. Dan begitu tren ini mendapatkan momentum, banjir produk tiruan justru semakin memperluasnya.”

Sementara seorang tentara yang menyampaikan pendapatnya secara anonim, mengaku tren ini terasa seperti sebuah paradoks. "Mengenakan kaus R.O.K.A. tak membuatmu terlihat seperti tentara. Saya tidak mengerti mengapa warga sipil memakainya."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya