Harga Saham ANTM Menghijau Hari Ini 1 September 2025 saat IHSG Memerah

Berikut pergerakan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada Senin, (1/9/2025).

oleh Agustina MelaniDiperbarui 01 September 2025, 10:49 WIB
Pialang tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak di tengah koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, (1/9/2025). Harga saham ANTM melonjak usai merilis laporan keuangan semester I 2025 yang positif.

Mengutip data RTI, harga saham ANTM dibuka turun 90 poin ke posisi Rp 2.950 per saham. Saham ANTM berada di level tertinggi Rp 3.270 dan terendah Rp 3.220 per saham. Total frekuensi perdagangan 59.122 kali dengan volume perdagangan 2.263.878 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1 triliun.

Sementara itu, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah. Namun, koreksi IHSG berkurang.

IHSG melemah 1,65% ke posisi 7.698. Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.705 dan terendah 7.547. Sebanyak 646 saham melemah sehingga menekan IHSG hari ini. 103 saham menguat dan 54 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.160.547 kali dengan volume perdagangan 17,8 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 11,3 triliun.

Kinerja Keuangan Antam

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat kinerja keuangan positif sepanjang semester I 2025. Hal itu ditunjukkan dari pertumbuhan pendapatan dan laba hingga Juni 2025.

 

Penjualan dan Laba Antam Melesat

Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (30/8/2025), PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meraih penjualan Rp 59,01 triliun hingga Juni 2025. Penjualan itu bertambah 154,10% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 23,18 triliun.

Selain itu, perseroan mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk naik 202,8% menjadi Rp 4,69 triliun hingga semester I 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,55 triliun.

Beban pokok penjualan bertambah  139,69% dari Rp 21,18 triliun menjadi Rp 50,78 triliun. Meski demikian, Perseroan mencatat laba kotor melonjak 311,16% menjadi Rp 8,23 triliun hingga Juni 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2 triliun.

 

Aset Perseroan

Layar komputer menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sementara itu, beban usaha Antam naik 42,74% menjadi Rp 2,10 triliun hingga semester I 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,47 triliun. Perseroan mencatat laba usaha meroket 1.052% menjadi Rp 5,13 triliun hingga Juni 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 532,32 miliar.

Seiring hal itu, Perseroan membukukan laba per saham dasar dan dilusi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 195,43 pada semester I 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 64,52.

Sementara itu, ekuitas Perseroan naik menjadi Rp 33,70 triliun hingga Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 32,19 triliun.  Liabilitas Perseroan naik menjadi Rp 14,67 triliun hingga Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 12,32 triliun.

Aset Perseroan naik menjadi Rp 48,37 triliun hingga Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 44,52 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas sebesar Rp 10,5 triliun hingga Juni 2025

 

Rekomendasi Saham

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dalam riset PT BNI Sekuritas,  saham ANTM masuk rekomendasi saham hari ini. Riset itu menyebutkan, buy on weakness dengan area beli di 2800-2900, cutloss di bawah 2740. Target dekat di 3090-3150.

Sedangkan dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, ANTM secara teknikal, untuk entry buy di 2.940 – 3.040 dengan target price 3.170-3.300. Level support saham ANTM di 2.880-2.940 dan cut loss di 2.860.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya